Sore ini, 14 April, Associate Professor - Dr. Luong Ngoc Khue, Direktur Departemen Manajemen Pemeriksaan dan Perawatan Medis ( Kementerian Kesehatan ), menandatangani dan menerbitkan Surat Pemberitahuan Resmi 437/KCB-QLCL dan CDT (selanjutnya disebut Surat Pemberitahuan Resmi 437) kepada rumah sakit dan dinas kesehatan di provinsi dan kota, yang meminta kewaspadaan dan peninjauan terhadap kegiatan pengumpulan dana amal.
Rumah Sakit Anak Kota Ho Chi Minh mengonfirmasi bahwa ini adalah informasi palsu.
TNO
Dalam Surat Edaran Nomor 437, Pimpinan Departemen Pembinaan Pengelolaan Pemeriksaan dan Perawatan Kesehatan meminta kepada seluruh instansi pengelola dan rumah sakit di seluruh Indonesia untuk melakukan peninjauan terhadap kegiatan organisasi maupun perorangan yang meminta sumbangan amal guna mengumpulkan dana bagi pasien di rumah sakit; dan segera mencegah terjadinya tindakan mencari untung yang dapat mencemarkan nama baik unit tersebut.
Petunjuk peringatan bagi pasien dan masyarakat agar waspada terhadap kegiatan pengumpulan dana, jangan sampai dimanfaatkan dan menjadi sasaran organisasi dan individu yang mengambil untung dari sumbangan amal.
Mematuhi ketentuan tentang mobilisasi, penerimaan, penyaluran dan penggunaan sumbangan sukarela serta petunjuk dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan No. 43/2015/TT-BYT; menetapkan departemen dan tim pekerjaan sosial rumah sakit sebagai titik fokus untuk menerima dukungan untuk kasus-kasus dalam keadaan sulit...; mengungkapkan secara terbuka dan transparan sumbangan amal dan kasus-kasus yang telah menerima dukungan.
Para pimpinan Departemen Manajemen Pemeriksaan dan Perawatan Medis juga meminta agar rumah sakit segera mengambil tindakan dan melaporkan kepada instansi pengelola langsung apabila menemukan adanya unit atau perorangan yang mengambil untung dari ajakan pengumpulan dana amal untuk segera ditangani.
Sebelumnya pada 13 April, Surat Kabar Tuoi Tre menerbitkan artikel berjudul "Uang para filantropis perlahan-lahan menghilang" terkait kegiatan penggalangan dana untuk pasien. Setelah menerima informasi dan masukan di atas dari Dinas Kesehatan Kota Ho Chi Minh, Dinas Manajemen Pemeriksaan dan Perawatan Medis mengajukan proposal tersebut.
Baru-baru ini, Rumah Sakit Anak Kota Ho Chi Minh juga membenarkan informasi palsu, menyebarkan informasi palsu untuk meminta bantuan bagi seorang gadis yang didiagnosis menderita meningitis, tumor otak, dan harus segera menjalani operasi, padahal sebenarnya pasien anak ini tidak tercantum dalam daftar pasien rumah sakit.
Source: https://thanhnien.vn/ngan-chan-viec-keu-goi-gay-quy-tu-thien-cho-nguoi-benh-de-truc-loi-185230414185440924.htm
Komentar (0)