(Dan Tri) - Komite Rakyat Provinsi Nghe An mengatakan bahwa akhir-akhir ini, pada waktu-waktu tertentu, harga-harga properti dan perumahan di beberapa daerah dan wilayah meningkat secara tidak normal, tidak sesuai dengan nilai sebenarnya.
Komite Rakyat Provinsi Nghe An baru saja mengeluarkan Surat Edaran Resmi No. 690 tentang fokus pada perbaikan dan penanganan manipulasi harga, spekulasi real estat, serta pemeriksaan dan pengujian investasi real estat dan proyek konstruksi.
Belakangan ini, di beberapa titik waktu, di beberapa wilayah dan daerah, harga properti dan perumahan telah meningkat secara tidak normal, tidak sesuai dengan nilai riilnya. Hal ini sebagian disebabkan oleh beberapa kelompok spekulan, investor, dan individu yang berkecimpung di bidang broker properti yang telah memanfaatkan kurangnya pemahaman dan mentalitas kawanan masyarakat untuk memanipulasi psikologi "menaikkan harga", "menciptakan harga virtual", dan mengacaukan informasi pasar demi keuntungan.
Selain itu, informasi mengenai perumahan dan pasar properti tidak lengkap, tidak tepat waktu, dan tidak transparan, sehingga menyebabkan kurangnya informasi bagi organisasi dan individu. Di saat yang sama, beberapa daerah dipandu oleh informasi dari beberapa asosiasi, kelompok spekulan, investor, dan individu yang bergerak di bidang perantara properti, sehingga menyebabkan kebingungan dalam informasi pasar.
Beberapa investor proyek real estat memanfaatkan situasi terbatasnya pasokan real estat untuk menawarkan harga real estat lebih tinggi dari rata-rata proyek real estat guna memperoleh keuntungan.
Sebidang tanah yang dilelang di Nghe An (Foto: Hoang Lam).
Terkait dengan masalah ini, Komite Rakyat Provinsi Nghe An meminta kepada departemen, cabang, dan sektor terkait serta Komite Rakyat di distrik, kota, dan kota kecil untuk terus secara tegas dan efektif melaksanakan tugas dan solusi yang diarahkan oleh Pemerintah dan Perdana Menteri terkait dengan penghapusan hambatan dan promosi pembangunan pasar real estat yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Unit-unit tersebut bertugas untuk meningkatkan komunikasi, mempublikasikan, dan menyediakan informasi terkait perumahan dan pasar real estate secara transparan guna menjamin ketepatan waktu, kelengkapan, dan keakuratan; memperkuat pengendalian dan penyensoran yang ketat dan efektif terhadap saluran informasi sosial yang tidak akurat dan tidak resmi yang dapat berdampak negatif terhadap psikologi masyarakat, investor, nasabah, dan pasar.
Departemen Konstruksi bertanggung jawab untuk mempromosikan propaganda, diseminasi, pendidikan hukum dan mengatur penerapan kebijakan dan undang-undang baru yang dikeluarkan terkait dengan pasar real estat.
Departemen ini diharuskan untuk segera menerbitkan informasi tentang perumahan dan pasar real estat, mempublikasikan dokumen yang mengumumkan real estat yang layak untuk bisnis; program dan rencana pengembangan perumahan; perencanaan konstruksi; perencanaan perkotaan dan pedesaan; program pengembangan perkotaan;... untuk memastikan informasi pasar yang publik dan transparan.
Dinas Bina Marga mempunyai tugas melakukan pengawasan ketat terhadap penerbitan Surat Izin Praktik Perantara Properti, terhadap kegiatan usaha perdagangan properti dan jasa perantara properti di lingkungan Bina Marga, serta menjamin adanya transparansi dan profesionalitas dalam kegiatan usaha tersebut, serta mencegah dan membatasi terjadinya kelalaian yang dapat menimbulkan gejolak pasar.
Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup menyebarluaskan dan mempopulerkan peraturan perundang-undangan serta mengorganisir pelaksanaan kebijakan dan peraturan pertanahan yang baru diterbitkan terkait sektor properti. Menyelesaikan prosedur administratif di bidang investasi dan pembangunan perumahan dan proyek properti (seperti koordinasi pendapat mengenai persetujuan kebijakan investasi, alokasi lahan, alih fungsi lahan, penetapan harga lahan, dll.) dengan cepat dan tepat waktu.
Departemen Kehakiman akan memimpin dan berkoordinasi dengan Departemen Keuangan dan Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup untuk membimbing, mengawasi, dan memeriksa Komite Rakyat tingkat distrik dalam pelelangan hak penggunaan lahan di wilayah tersebut; memastikan kepatuhan terhadap hukum, publisitas, dan transparansi.
Di samping itu, kepada Pemerintah Daerah tingkat kabupaten, kota, dan kotamadya, ditugasi untuk meningkatkan pengawasan, agar segera melakukan pembenahan, pencegahan, dan penanganan pelanggaran yang menjadi kewenangannya di lingkungan badan usaha, investor, pelaku usaha perdagangan properti, usaha jasa perantara penjualan properti, dan usaha lelang hak guna tanah di daerah, dengan memperhatikan aspek legalitas, syarat dan keterbukaan informasi properti yang diperdagangkan dengan harga yang melampaui batas kewajaran, bukan untuk mencari untung dan mengacau pasar.
Komite Rakyat Lokal bertanggung jawab untuk segera mengumumkan informasi tentang perencanaan, rencana penggunaan lahan; investasi pengembangan infrastruktur; perencanaan konstruksi; perencanaan perkotaan dan pedesaan... untuk memastikan publisitas dan transparansi informasi pasar.
Pemerintah daerah mengarahkan instansi dan unit kerja terkait untuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan lelang hak guna tanah di daerahnya guna menjamin kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, keterbukaan informasi, dan transparansi; segera melakukan deteksi dan menindak tegas pelanggaran ketentuan perundang-undangan dalam lelang hak guna tanah, serta mencegah terjadinya tindakan yang memanfaatkan lelang hak guna tanah untuk mencari keuntungan pribadi dan mengacau pasar.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/bat-dong-san/nghe-an-yeu-cau-xu-ly-viec-thao-tung-gia-dau-co-bat-dong-san-20250127014322036.htm
Komentar (0)