Setelah tengah hari pada tanggal 8 Juli, Tn. DVH (ayah korban DTN) kembali dari Lang Son ke rumah duka Rumah Sakit Dong Da ( Hanoi ).
Begitu tiba di gerbang, Tn. H. tertegun dan kemudian menangis ketika mengetahui bahwa putrinya adalah satu dari tiga korban malang yang meninggal dalam kebakaran di rumah nomor 12, gang Tho Quan (kelurahan Tho Quan, distrik Dong Da).
Bapak H mengatakan bahwa pada pukul 8 pagi ini, ketika bekerja di Lang Son , ia menerima kabar bahwa putrinya mengalami kecelakaan di rumah bibi dan pamannya, sehingga ia segera naik bus kembali ke Hanoi.
"Dalam perjalanan, saya hanya berpikir anak saya mengalami kecelakaan, tetapi saya tidak menyangka hal ini akan terjadi," kata Tuan H sambil menangis.
Tuan H. menambahkan bahwa putrinya baru saja lulus SMA dan sedang liburan musim panas, jadi ia hanya mengunjungi bibi dan pamannya selama beberapa hari. Kejadian itu begitu memilukan sehingga keluarga sepakat untuk tidak melakukan otopsi.
Hari ini atau besok pagi, keluarga akan membawa abu DTN kembali ke kampung halamannya di Hung Yen untuk pemakaman.
Sore harinya, Bapak NVK (38 tahun, bapak NQM dan NPU) pulang dari daerah Tengah ke rumah duka RS Dong Da guna mengurus pemakaman anaknya.
Bapak K. menyampaikan bahwa beliau beserta istrinya telah pergi ke Provinsi Tengah selama 3 hari, dan pada pukul 5 pagi ini menerima informasi bahwa rumah mereka telah terbakar, dan kedua anak serta cucunya terjebak.
Pimpinan Komite Rakyat Distrik Dong Da dan Dinas Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Urusan Sosial Hanoi hadir di rumah duka Rumah Sakit Dong Da untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan semangat kepada kedua keluarga korban. Dinas Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Urusan Sosial Hanoi memberikan bantuan sebesar 10 juta VND kepada masing-masing korban.
Sebelumnya, pada pukul 05.20 pagi hari ini, Pusat Informasi Komando Kepolisian Kota Hanoi menerima laporan kebakaran di rumah nomor 12, gang Tho Quan (distrik Dong Da).
Kebakaran terjadi di sebuah rumah 6 lantai yang digabung dengan usaha jasa (pedikur dan pedikur), dengan luas sekitar 60 meter persegi dan struktur beton bertulang.
Sekitar pukul 07.37, api hampir padam. Pihak berwenang segera melakukan investigasi, mengklarifikasi penyebabnya, dan mengatasi dampak kebakaran.
Kebakaran tersebut menyebabkan 3 orang tewas dan terjebak di dalam rumah: NQM (13 tahun), NPU (11 tahun), DTN (19 tahun) dan merusak banyak properti di dalam rumah.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)