Hari Nasional, 2 September, adalah salah satu hari libur terpenting setiap tahunnya, yang dinantikan banyak orang, bukan hanya karena makna sejarahnya yang besar, tetapi juga karena merupakan waktu untuk beristirahat dan berkumpul kembali dengan keluarga. Lalu, menurut hukum, apakah karyawan yang mengambil cuti pada tanggal 2 September dibayar oleh perusahaannya?
Sesuai Pasal 112 Undang-Undang Ketenagakerjaan 2019, pekerja berhak mengambil cuti dengan gaji penuh pada hari libur besar, termasuk Hari Nasional pada tanggal 2 September. Khususnya, mulai tahun 2021, pada Hari Nasional, pekerja berhak mendapatkan 2 hari libur, termasuk tanggal 2 September dan satu hari tambahan sebelum atau sesudahnya sesuai ketentuan Pemerintah setiap tahunnya.
Artinya, pada tanggal 2 September, para pekerja akan mendapatkan setidaknya dua hari libur berturut-turut, baik untuk beristirahat maupun untuk memfasilitasi perjalanan, wisata, atau pulang kampung untuk mengunjungi keluarga. Kebijakan ini juga merupakan kebijakan yang manusiawi untuk menjamin hak dan pemeliharaan kehidupan spiritual para pekerja.

Pekerja yang mengambil cuti pada tanggal 2 September tetap akan menerima gaji penuh. (Foto ilustrasi)
Mengenai gaji, menurut Pasal 98 Undang-Undang Ketenagakerjaan 2019, jika seorang karyawan mengambil cuti sesuai jadwal libur 2 September, ia akan tetap dibayar 100% dari gajinya sesuai kontrak. Jika perusahaan mewajibkan bekerja pada hari tersebut, karyawan akan dibayar lembur minimal 300% dari gajinya, tidak termasuk uang cuti. Dengan demikian, total pendapatan dapat mencapai 400% dari gaji/hari, tidak termasuk pembayaran tambahan jika bekerja di malam hari.
Karyawan yang bekerja pada malam hari diberikan tambahan upah sekurang-kurangnya 30% dari upahnya yang dihitung berdasarkan harga satuan upah atau upah sebenarnya yang dibayarkan untuk pekerjaan pada hari kerja normal.
Karyawan yang melakukan kerja lembur pada malam hari, selain akan mendapatkan gaji sesuai ketentuan, juga akan mendapatkan tambahan gaji sebesar 20% dari gaji yang dihitung berdasarkan harga satuan gaji atau gaji berdasarkan hasil kerja pada hari kerja biasa atau hari libur mingguan.
Sumber: https://vtcnews.vn/nguoi-lao-dong-nghi-2-9-doanh-nghiep-co-phai-tra-luong-ar962575.html
Komentar (0)