Setelah dirilis pada 22 Agustus, video musik "Noi dau giu hoa binh " karya Hoa Minzy menerima banyak respons positif dari penonton, mencapai lebih dari setengah juta penayangan di YouTube. Sebelumnya, lagu ini pertama kali dibawakan oleh Hoa Minzy di panggung "Tu hao Viet Nam" di hadapan lebih dari 30.000 penonton, meninggalkan banyak emosi.
Lagu ini memuji pengorbanan besar para istri dan ibu Vietnam yang heroik, yang suami dan anak-anaknya gugur di medan perang, dan digunakan sebagai lagu tema film Red Rain karya sutradara Dang Thai Huyen. Banyak lirik dalam lagu ini yang dikomentari penonton sebagai "menyentuh hati".

Hoa Minzy tampak emosional saat peluncuran MV di Kota Ho Chi Minh (Foto: Karakter disediakan).
Saat peluncuran lagu di Kota Ho Chi Minh, Hoa Minzy mengatakan bahwa saat kunjungannya ke Quang Tri pada 27 Juli, ia bertemu dan mendengar kisah mengharukan dari Ibu Dao Thi Vui, seorang pahlawan Vietnam. Ibu Dao Thi Vui memiliki seorang suami dan hanya satu anak yang menjadi martir (suaminya adalah martir Le Hoi yang wafat pada tahun 1948, sementara putranya adalah martir Le Thinh yang wafat pada tahun 1969).
Kepedihan seorang ibu di masa damai, yang terus-menerus merindukan suami dan anak-anaknya, telah mendorong Hoa Minzy untuk berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia harus membuat video musik "dengan sepenuh hati dan jiwa" untuk menunjukkan rasa syukur atas pengorbanan besar para istri dan ibu di garis depan. Ketika ia mengetahui bahwa musisi Nguyen Van Chung menulis musik untuk film Red Rain , Hoa Minzy sangat tersentuh karena keduanya menemukan kesamaan.
Nguyen Van Chung mengatakan ia menulis Pain in Peace dalam waktu 3 jam pada suatu pagi di Australia. Sebelumnya, sang musisi menghabiskan seminggu untuk meneliti dan menonton film Red Rain untuk memupuk emosinya.
Musisi Nguyen Van Chung mengungkapkan bahwa ketika ia menyaksikan Hoa Minzy merekam lagu tersebut, ia tak kuasa menahan haru. "Di klimaks, Hoa Minzy pingsan setelah bernyanyi dan menutupi wajahnya, menangis. Semua orang yang hadir di studio terharu hingga meneteskan air mata oleh lirik tentang kepedihan seorang Ibu Vietnam yang heroik," ujarnya.

Hoa Minzy dan musisi Nguyen Van Chung (Foto: Karakter disediakan).
Hoa Minzy mengaku bahwa lirik yang paling menghantuinya adalah "Damai telah datang, anak-anakku/ Kalian tidur selamanya... di tengah medan perang!". Saat syuting video musik tersebut, ada banyak adegan di mana ia tak bisa menyembunyikan emosinya, air mata terus berjatuhan karena ia begitu terhanyut dalam cerita. Penyanyi wanita itu mengatakan bahwa inilah karya yang paling sering membuatnya menangis sepanjang kariernya.
"Saya mendengarkan lagu ini setiap malam, terkadang saya tidak bisa tidur sampai jam 3-4 pagi, dan setiap kali mendengarkannya saya tidak bisa menahan air mata. Musik dan cerita di video musiknya telah menghantui saya sejak lama. Bisa dibilang, inilah lagu yang paling membuat saya menangis," ujar Hoa Minzy.
MV tersebut dibuat oleh Hoa Minzy dan sutradara Nhu Dang di Pemakaman Truong Son (Quang Tri) dan Desa Kuno Duong Lam ( Hanoi ) dengan partisipasi aktor Phuong Nam (yang memerankan Ta dalam Red Rain ) dan Artis Rakyat Nhu Quynh.

Hoa Minzy bersama ibu heroik Vietnam Le Thi Minh Thuy (Foto: Disediakan oleh karakter).
Hoa Minzy mengatakan bahwa ini adalah video musik "termahal" dalam kariernya karena "memiliki banyak uang belum tentu berarti Anda mampu melakukannya" sementara penyanyi wanita ini menerima banyak dukungan dari kru film Red Rain dengan set syuting, senjata, tank...
Meskipun lagu ini bergenre musik revolusioner, penyanyi wanita ini sangat yakin bahwa pesan dan kisah yang sarat nilai kemanusiaan akan sampai kepada penonton. Tujuannya bersama musisi Nguyen Van Chung adalah menyebarkan hal-hal positif, membangkitkan rasa syukur, dan tindakan baik serta penuh kasih kepada para istri dan ibu Vietnam yang heroik.
“Penonton saya banyak yang masih muda, yang belum punya kondisi untuk pergi ke bioskop untuk menonton film. Saya sangat berharap melalui video musik ini, mereka bisa sedikit memahami betapa dahsyatnya hujan bom dan peluru, sehingga bisa lebih menghargai kedamaian hidup saat ini,” ungkap Hoa Minzy penuh haru.
Sumber: https://dantri.com.vn/giai-tri/nhac-si-nguyen-van-chung-he-lo-hoa-minzy-khoc-lien-tuc-trong-phong-thu-20250823114745615.htm
Komentar (0)