Awali hari Anda dengan berita kesehatan; Anda juga dapat membaca artikel-artikel lainnya berikut ini: Stres menyebabkan insomnia, bagaimana cara mengatasinya?; Buah jeruk memiliki banyak manfaat kesehatan ; Apakah urine berwarna kuning tua berbusa merupakan tanda penyakit ginjal?...
Cara sederhana untuk mendetoksifikasi tubuh Anda demi kesehatan yang lebih baik.
Mendetoksifikasi tubuh menggunakan metode alami tidak hanya aman tetapi juga bebas dari efek samping.
Menurut Bianca Tamburello, seorang ahli nutrisi yang bekerja di AS, "Tubuh yang sehat secara alami dapat menghilangkan racun dan zat berbahaya."
Hati, ginjal, paru-paru, sistem limfatik, usus besar, dan bahkan kulit semuanya dapat menghilangkan racun. Pola makan seimbang dan gaya hidup sehat dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan dan proses detoksifikasi diri secara khusus.
Minum air yang cukup membantu tubuh membuang racun secara efektif.
Minumlah banyak air . Ibu Tamburello menjelaskan, "Dehidrasi memengaruhi kemampuan tubuh untuk membuang racun melalui keringat, urin, dan napas." Anda dapat meningkatkan asupan cairan dengan selalu membawa botol air, makan banyak buah segar, dan minum air mineral tanpa pemanis.
Tingkatkan kualitas tidur. Tidur yang cukup membantu tubuh mengisi ulang energi dan membuang racun. Kurang tidur jangka panjang menyebabkan penurunan fungsi tubuh dan berkurangnya kemampuan detoksifikasi alami.
Lengkapi diet Anda dengan makanan kaya antioksidan. Menurut Ibu Tamburello, makanan kaya antioksidan melindungi sel-sel tubuh dari stres, membantu menjaga fungsi sistem tubuh, dan mendukung sistem detoksifikasi alami.
Makanan yang kaya antioksidan antara lain beri, paprika, buah jeruk, brokoli, kacang-kacangan, dan teh hijau. Pembaca dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang topik ini di bagian kesehatan pada tanggal 13 Januari .
Stres dapat menyebabkan insomnia; bagaimana cara mengatasinya?
Stres dapat menyebabkan berbagai gejala fisik dan emosional, termasuk insomnia. Bahkan, insomnia akibat stres adalah masalah yang cukup umum. Beberapa metode dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.
Ada banyak penyebab stres yang dapat menyebabkan insomnia, seperti stres yang berkaitan dengan pekerjaan, keuangan, hubungan, penyakit, cedera, atau peristiwa penting yang mengubah hidup.
Stres dapat menyebabkan insomnia dan banyak gejala fisik lainnya.
Selain itu, stres dapat menyebabkan gejala fisik seperti ketegangan otot, sakit kepala, dan masalah pencernaan seperti muntah dan sakit perut. Semua ini membuat tubuh merasa tidak nyaman dan menyulitkan untuk tidur.
Tetapkan ritme sirkadian. Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi insomnia akibat stres adalah dengan menetapkan jadwal tidur-bangun yang konsisten. Tidur dan bangun pada waktu yang tetap dan mempertahankannya selama beberapa hari akan membantu membangun ritme sirkadian, sehingga lebih mudah untuk tertidur. Penelitian menunjukkan bahwa ritme sirkadian tidak hanya membantu Anda tertidur lebih mudah tetapi juga meningkatkan kualitas tidur. Sangat penting untuk memprioritaskan tidur; tidurlah tepat waktu dan jangan menunda atau begadang lebih lama dengan alasan apa pun. Detail lebih lanjut dari artikel ini akan tersedia di halaman kesehatan pada tanggal 13 Januari.
Buah jeruk memiliki banyak manfaat kesehatan.
Buah-buahan sitrus seperti jeruk, lemon, grapefruit, dan jeruk mandarin kaya akan vitamin, mineral, dan serat, yang bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.
Berikut beberapa manfaat kesehatan dari buah-buahan sitrus.
Kaya akan vitamin dan mineral. Vitamin C membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kulit tetap halus dan elastis. Buah jeruk merupakan sumber vitamin C yang ideal. Bahkan, hanya satu buah jeruk berukuran sedang mengandung vitamin C yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Buah jeruk memiliki banyak manfaat kesehatan.
Buah jeruk juga mengandung banyak vitamin dan mineral lainnya seperti vitamin B, kalium, fosfor, magnesium, tembaga, dan lain sebagainya.
Makanan ini kaya serat. Serat memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kesehatan pencernaan dan mendukung penurunan berat badan.
Buah jeruk merupakan sumber serat yang baik. Secara spesifik, 250 gram potongan jeruk mengandung sekitar 4 gram serat.
Selain itu, jeruk mengandung banyak serat larut, yaitu jenis serat yang membantu menurunkan kadar kolesterol.
Mengurangi risiko batu ginjal. Banyak buah dan sayuran, terutama buah jeruk, dapat meningkatkan kadar sitrat dalam urin, sehingga mengurangi risiko batu ginjal.
Menurut data tentang kebiasaan makan masyarakat Amerika selama 40 tahun terakhir, mereka yang banyak mengonsumsi buah jeruk cenderung lebih kecil kemungkinannya untuk terkena batu ginjal dibandingkan yang lain. Awali hari Anda dengan berita kesehatan dan baca selengkapnya di artikel ini!
Tautan sumber







Komentar (0)