Kandidat di lokasi ujian SMA Nguyen Gia Thieu (Long Bien, Hanoi ). (Foto: Thanh Phuong/VNA)
Nilai ujian kelulusan sekolah menengah atas tahun 2025 diumumkan oleh Kementerian Pendidikan dan Pelatihan pada sore hari tanggal 15 Juli, sebelum secara resmi mengumumkan nilai ujian para kandidat pada pukul 8:00 pagi pada tanggal 16 Juli.
Tahun ini merupakan tahun pertama penyelenggaraan ujian bagi calon peserta didik Program Pendidikan Umum Tahun 2018, sehingga pengumuman pembagian nilai ujian mendapat perhatian khusus dari calon peserta, orang tua, sekolah dan masyarakat, terutama mengingat banyaknya inovasi dalam ujian.
Berdasarkan data nilai ujian kelulusan, Geografi merupakan mata pelajaran dengan jumlah ujian terbanyak yang mendapat nilai 10, yakni sebanyak 6.907 ujian. Pada tahun 2024, jumlah ujian yang mendapat nilai 10 sebanyak 3.175 ujian.
Fisika memiliki 3.929 makalah; pada tahun 2024 ada 55 makalah dengan skor 10.
Sejarah memiliki 1.518 makalah; pada tahun 2024 akan ada 2.108 makalah dengan skor 10.
Mata kuliah Ekonomi dan Hukum memiliki 1.451 makalah, pada tahun 2024 akan ada 3.661 makalah dengan skor 10.
Kimia memiliki 625 tes; pada tahun 2024 akan ada 1.278 tes dengan skor 10.
Matematika memiliki 513 tes; pada tahun 2024 tidak akan ada tes 10 poin.
Bahasa Inggris memiliki 141 tes; pada tahun 2024 akan ada 565 tes dengan skor 10.
Mata kuliah Teknologi Pertanian mempunyai 101 lembar soal dengan nilai 10 (tahun pertama penyelenggaraan ujian kelulusan mata kuliah ini).
Biologi 82 pelajaran; pada tahun 2024 ada 34 pelajaran dengan skor 10.
Ilmu Komputer memiliki 60 makalah dengan 10 poin (tahun pertama penyelenggaraan ujian kelulusan untuk mata kuliah ini).
Teknologi Industri memiliki 4 makalah dengan 10 poin (tahun pertama penyelenggaraan ujian kelulusan untuk mata kuliah ini).
Tidak ada nilai 10 dalam Sastra; pada tahun 2024, hanya ada 2 makalah dengan nilai 10. Mengenai nilai gagal, seluruh negeri memiliki 936 makalah dengan nilai gagal (<=1) di semua mata pelajaran (pada tahun 2024, terdapat 585 makalah dengan nilai gagal di 9 mata pelajaran). Khususnya: Matematika: 777 makalah dengan nilai gagal, pada tahun 2024 terdapat 76 makalah.
Fisika: 3 ujian gagal, 56 pada tahun 2024.
Sastra: 87 ujian gagal, pada tahun 2024 ada 68 ujian.
Kimia: 8 tes gagal, 24 tes pada tahun 2024.
Biologi: 1 tes gagal, 56 tes pada tahun 2024.
Tidak ada nilai gagal dalam Ilmu Komputer.
Riwayat: 13 uji coba gagal, 33 pada tahun 2024.
Geografi: 19 tes gagal, 94 tes pada tahun 2024.
Tidak ada nilai gagal dalam Teknologi Industri dan Teknologi Pertanian.
Tidak ada ujian yang tidak lulus pada mata kuliah Ekonomi dan Hukum, sedangkan pada tahun 2024 terdapat 33 ujian.
Bahasa Indonesia: 28 tes gagal, sementara pada tahun 2024 ada 145 tes.
Profesor Madya, Dr. Nguyen Duc Son, Rektor Universitas Pendidikan Nasional Hanoi, berkomentar: Dengan distribusi skor tahun ini, universitas dapat dengan yakin menggunakan hasil ujian kelulusan SMA sebagai dasar penerimaan. Ujian tahun ini memiliki sejumlah inovasi positif, terutama penerapan teknik ujian modern.
Selain itu, konten tes disusun dengan mengikuti Program Pendidikan Umum 2018, termasuk banyak data praktis, yang menunjukkan bahwa tren penilaian kemampuan nyata siswa sedang diterapkan dengan jelas.
Menurut Associate Professor, Dr. Nguyen Duc Son, perlu dicatat bahwa para siswa mulai beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dalam metode pengajaran, metode pembelajaran, dan metode ujian.
Melalui analisis distribusi skor, terlihat bahwa skor 10 tersebar di berbagai lokasi, yang merupakan bukti kesetaraan akses terhadap pengetahuan. Bahkan di daerah terpencil, terisolasi, dan tertinggal, masih terdapat kandidat yang meraih skor absolut, menunjukkan bahwa kemampuan untuk belajar dan mengakses program baru tidak terbatas pada tempat-tempat dengan kondisi yang menguntungkan.
Menurut VNA
Sumber: https://baothanhhoa.vn/nhung-con-so-dang-chu-y-trong-pho-diem-thi-tot-nghiep-thpt-2025-254965.htm
Komentar (0)