![]() |
| Penulis dan penerjemah Buu Y gemar menikmati karya seni. |
Diselenggarakan di taman Boi Tran di bukit Kim Son (kelurahan Thuy Xuan, kota Hue ), tema pameran, "Sebuah Mimpi dari Segala Mimpi," mencerminkan sentimen para penyelenggara dan partisipasi para seniman ternama.
Kelanjutan mimpi
Pameran yang bertempat di taman hijau yang rimbun ini menampilkan karya delapan seniman yang dipajang di luar ruangan di atas rumput, menciptakan pemandangan puitis dan damai yang mungkin unik bagi Hue. Di samping para seniman besar, karya-karya para seniman muda ini menunjukkan kesinambungan artistik.
Dalam pameran ini, seniman Phan Thanh Bình menghadirkan perspektif modern yang diekspresikan melalui "arsitektur warna" dalam karya-karyanya *Taman Eden*, *Bayangan Waktu*, dan *Gema*. Berasal dari seorang pendidik, seniman Phan Thanh Bình (mantan Rektor Universitas Seni, Universitas Hue) memiliki pola pikir artistik yang romantis sekaligus sangat rasional.
Alih-alih memaksakan keteraturan pada lukisannya, seniman Phan Thanh Bình menggunakan geometri untuk mencari keteraturan di dalam kekacauan emosi, yang diproses pada cat akrilik melalui teknik pelapisan dan benturan massa. Di dalam keteraturan emosional ini, muncul semburan cahaya cemerlang yang tak terduga dan kedalaman spasial yang selalu berubah.
Saat menyaksikan karya-karya Bapak Binh, para pencinta seni melihat ledakan cahaya yang tercipta dari sapuan kuas yang saling tumpang tindih. Tempat suci spiritual di tengah alam, seperti yang digambarkan oleh sapuan kuas Phan Thanh Binh, bukan hanya efek visual tetapi juga bukti kekuatan jiwa yang abadi.
Meskipun Phan Thanh Bình adalah nama yang familiar, seniman Lê Hữu Long tetap cenderung "menyendiri" dalam perjalanan artistiknya. Oleh karena itu, ketika lukisan-lukisan seniman asal Hue yang lahir pada tahun 1988 ini dipamerkan, banyak orang merasa terpukau.
Dengan kepribadian yang kuat, Long selalu memilih gaya melukis langsung untuk terlibat dalam dialog langsung dengan alam, warisan Hue, dan emosinya sendiri. Perpaduan sempurna antara sapuan kuas impresionistik dan ekspresif terlihat jelas, di mana setiap sapuan kuas tidak hanya menggambarkan pemandangan tetapi juga menyampaikan "emosi," menangkap esensi ruang pada saat penciptaan. Ini adalah ciri khas lukisan Le Huu Long, khususnya dalam dua karyanya yang bertema warisan Hue: "Istana Kekaisaran Hijau" dan "Aroma Pohon Paulownia."
Semoga mimpi itu menyebarkan keharumannya.
Dalam pertemuan ini, karya-karya pelukis Hoang Dang Khanh disamakan dengan mereka yang merangkai bait-bait puisi tanpa suara. Kepribadian artistiknya dipenuhi dengan ketenangan, membawa penonton ke dunia di mana waktu seolah melambat, menjadi sebuah puisi yang lembut.
Ciri paling khas dari gaya Hoang Dang Khanh adalah kualitasnya yang romantis, hampir seperti mimpi. Dengan melihat karya-karya ini, seseorang dapat benar-benar menghargai bakat Khanh dalam menggunakan warna untuk melembutkan garis, membuat semuanya tampak halus dan lembut.
Dengan kehadiran seniman-seniman ternama seperti Tran Nguyen Dan, Nguyen Vu Lan, Tran Anh Huy, dan lain-lain, pameran ini juga turut menciptakan perpaduan warna yang menyentuh emosi para pengunjungnya.
Penyelenggara pameran mengatakan bahwa tema itu sendiri membangkitkan citra puitis. Tema ini berbicara tentang kekuatan imajinasi yang abadi, di mana mimpi terus berlanjut secara diam-diam dari generasi ke generasi, melestarikan kenangan sekaligus membuka kemungkinan baru. Di sana, lanskap, abstraksi, pemandangan kota... sekilas pandangan atau dunia imajiner yang terjalin, seperti potongan-potongan dari visi yang luas.
Ibu Tran Dinh Thuc Doan, manajer Taman Boi Tran dan penasihat pameran, berbagi: “Bagi kami, pameran ini juga merupakan kelanjutan dari mimpi yang telah lama kami pendam. Ini adalah mimpi yang telah dinyalakan, mimpi yang dipupuk oleh para tamu terhormat, teman-teman lama, dan kaum muda yang memulai perjalanan kreatif mereka. Kami berharap pameran ini akan menjadi jembatan, memungkinkan mereka untuk membawa mimpi mereka ke taman ini. Dari sini, mereka dapat berlayar ke negeri baru, di mana mimpi-mimpi kita dapat menyebarkan keharuman dan keindahannya kepada teman-teman di seluruh dunia.”
Sumber: https://huengaynay.vn/van-hoa-nghe-thuat/noi-nhung-giac-mo-tiep-noi-164296.html







Komentar (0)