Pada tanggal 4 Februari 2025, dalam rangka sesi kerja antara Viettel dan Nokia, kedua belah pihak membahas penerapan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan peralatan telekomunikasi.
Direktur Nokia Asia Tenggara, Hiroyuki Miura, mengucapkan selamat kepada Viettel atas pencapaiannya selama setahun terakhir, dan menegaskan bahwa kerja sama yang erat antara kedua belah pihak telah membuahkan hasil yang nyata. Bapak Miura menekankan bahwa Nokia telah mengembangkan AI untuk peralatan jaringan dan ingin berbagi teknologi ini dengan Viettel untuk bersama-sama mempromosikan proses sistem telekomunikasi pintar.
Pertemuan antara Viettel dan Nokia pada 4 Februari 2025 (Foto: Keluarga Viettel)
"Kami tahu Viettel memiliki tim pengembangan AI yang profesional. Oleh karena itu, kami ingin mengundang Viettel untuk bergabung dalam kelompok riset aplikasi AI di sektor telekomunikasi. Kelompok ini melibatkan Nvidia dan Ericsson, yang berkontribusi dalam pengembangan AI sebagai platform infrastruktur untuk perangkat telekomunikasi," ujar Bapak Miura.
Direktur Regional Nokia Asia Tenggara juga berterima kasih kepada Viettel atas saran-sarannya untuk mengoptimalkan peralatan telekomunikasi Nokia saat berintegrasi dengan jaringan. Kerja sama antara Viettel dan Nokia tidak hanya meningkatkan kinerja peralatan tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pengembangan bersama kedua belah pihak. Nokia berharap dapat terus berdiskusi secara mendalam dengan Viettel mengenai isu-isu teknis di Mobile World Congress (MWC) untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pengembangan peralatan telekomunikasi.
"Kami melihat bahwa dibandingkan dengan bidang teknologi lainnya, kecepatan pengembangan perangkat telekomunikasi melambat," ujar pimpinan Grup. Dari sana, Ketua Tao Duc Thang berharap Viettel dan Nokia dapat menjajaki peluang kerja sama dalam mengintegrasikan AI untuk menjadikan perangkat telekomunikasi lebih cerdas, yang mampu memeriksa kinerja secara otomatis, mendeteksi masalah, dan mendukung para teknisi dalam operasional.
Viettel menargetkan perluasan jaringan 5G di Vietnam pada tahun 2025, mencakup sebagian besar provinsi/kota, dan berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur telekomunikasi. Pimpinan Grup berharap Nokia dapat memainkan peran penting dalam menyediakan solusi infrastruktur dan teknologi inti bagi jaringan 5G Viettel. Di saat yang sama, pimpinan Grup menekankan bahwa pemilihan mitra akan didasarkan pada kualitas produk dan daya saing.
Dalam pertemuan tersebut, Bapak Ha Minh Tuan, Kepala Departemen Teknis Grup, mengatakan bahwa beliau akan segera mengirimkan persyaratan teknis terperinci kepada Nokia agar dapat mengintegrasikan peralatan tersebut dengan lebih baik ke dalam sistem jaringan Viettel. Viettel ingin menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Nokia dalam pengujian teknologi OpenRAN dan memperluas fitur jaringan 5G untuk mengembangkan layanan baru.
Sumber: https://nguoiquansat.vn/nokia-moi-viettel-cung-nghien-cuu-ung-dung-ai-trong-vien-thong-co-su-gop-mat-cua-nvidia-va-ericsson-196749.html
Komentar (0)