Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Erdogan menerima lebih banyak ucapan selamat, kesepakatan F-16 tiba-tiba disebutkan

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế30/05/2023

[iklan_1]
Para pemimpin Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, Uni Eropa (UE), Mesir, dan Israel telah mengirimkan ucapan selamat kepada Bapak Tayyip Erdogan atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Türkiye.
(05.30) Tổng thống Nga Vladimir Putin và người đồng cấp Thổ Nhĩ Kỳ Tayyip Erdogan trong một cuộc gặp năm 2022. (Nguồn: TASS/Kremlin.ru)
Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Turki Tayyip Erdogan dalam pertemuan pada tahun 2022. (Sumber: TASS/Kremlin.ru)

* Pada 29 Mei, Presiden AS Joe Biden melakukan panggilan telepon dengan mitranya dari Turki yang baru terpilih kembali, Recep Tayyip Erdogan. Kepala Gedung Putih tersebut membahas kesepakatan pesawat F-16 antara kedua negara, serta persetujuan Turki atas keanggotaan Swedia di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Berbicara setelah panggilan telepon tentang kedua konten ini, Presiden AS menyatakan: "Kita akan membicarakannya lebih lanjut minggu depan."

* Pada hari yang sama, melalui panggilan telepon dengan Bapak Erdogan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada pemimpin Turki atas terpilihnya kembali. Pemimpin Rusia tersebut menyatakan: "Dukungan rakyat Turki kepada pemimpin mereka membuka banyak jalan baru untuk mengembangkan hubungan bilateral di berbagai bidang."

* Pada 29 Mei, dalam sebuah pesan yang dipublikasikan oleh Kantor Berita Xinhua (Tiongkok), Presiden Xi Jinping mengucapkan selamat kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas terpilihnya kembali dan menekankan "kepentingan bersama yang luas" antara kedua negara. Xi mengatakan ia "bersedia bekerja sama dengan Erdogan untuk mendorong saling pengertian dan dukungan" guna memajukan "hubungan kerja sama strategis bilateral". Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, juga menegaskan bahwa Beijing "sangat mementingkan hubungannya dengan Turki".

* Pada tanggal 29 Mei, Perwakilan Tinggi Uni Eropa (UE) untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell dan Komisaris untuk Lingkungan Sekitar dan Perluasan Olivér Várhelyi menyambut putaran kedua pemilihan presiden Turki pada tanggal 28 Mei dengan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi.

Mengucapkan selamat kepada Bapak Erdogan atas terpilihnya beliau, Uni Eropa menggarisbawahi kepentingan strategisnya dalam hubungan yang saling menguntungkan dan kooperatif dengan Turki dan seluruh rakyatnya, dalam lingkungan yang stabil dan aman di Mediterania Timur. Uni Eropa siap bekerja sama dengan Ankara menuju hubungan yang konstruktif demi kesejahteraan dan stabilitas bersama, berdasarkan komitmen terhadap hak asasi manusia , supremasi hukum, hukum internasional, dan stabilitas regional, demi kepentingan seluruh warga negara Uni Eropa dan Turki.

* Pada 29 Mei, Presiden Israel Isaac Herzog juga menelepon Presiden Turki untuk memberi ucapan selamat. Sebuah pernyataan dari Kantor Kepresidenan Israel menyatakan: "Kedua pihak membahas pentingnya kerja sama untuk menjaga stabilitas, mendorong perdamaian regional, dan memperdalam hubungan bilateral yang efektif." Kedua pemimpin juga menyatakan harapan untuk segera bertemu kembali.

* Sementara itu, selama panggilan telepon antara Presiden Mesir Abdel-Fattah El-Sisi yang mengucapkan selamat kepada Tn. Erdogan atas terpilihnya ia sebagai Presiden Turki, Kairo dan Ankara sepakat untuk meningkatkan hubungan diplomatik dan menunjuk Duta Besar.

Sehubungan dengan itu, Kepresidenan Mesir menyatakan bahwa Presiden El-Sisi mengucapkan selamat kepada Bapak Erdogan atas terpilihnya kembali. Kedua pemimpin menegaskan kedalaman hubungan historis yang mengikat kedua negara dan rakyat, serta sepakat untuk memperkuat hubungan Mesir-Turki dan mendorong kerja sama antara kedua negara. Selama setahun terakhir, Kairo dan Ankara telah mengadakan pembicaraan tingkat menteri untuk menormalisasi hubungan setelah kedua negara memutuskan hubungan diplomatik pada tahun 2013.

Pada April 2023, Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry menerima kunjungan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu di Kairo. Dalam konferensi pers bersama, Bapak Shoukry menyatakan bahwa Mesir dan Turki menyepakati kerangka waktu untuk meningkatkan hubungan. Sementara itu, Bapak Cavusoglu mengatakan bahwa kedua pihak sedang berkoordinasi dalam persiapan pertemuan tingkat tinggi dan bahwa jadwal penunjukan duta besar kedua negara akan segera diumumkan.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk