Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Trump 'mengkritik' AS karena jauh lebih rendah daripada Rusia dalam hal kapal pemecah es.

SKĐS - Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Washington akan membangun armada besar kapal pemecah es untuk melampaui Rusia di Arktik, sambil menyebut kesenjangan saat ini antara kedua negara di bidang ini "konyol".

Báo Sức khỏe Đời sốngBáo Sức khỏe Đời sống22/05/2026

Berbicara kepada para kadet yang lulus dari Penjaga Pantai AS (USCG) di New London, Connecticut pada 22 Mei, Trump menekankan bahwa AS telah menandatangani perjanjian dengan Finlandia pada awal tahun 2026 untuk membangun 11 kapal pemecah es baru. "Kita akan belajar bagaimana membangun dan memiliki banyak kapal pemecah es. Rusia memiliki 48, dan kita hanya memiliki satu yang sangat tua. Itu konyol," kata Trump.

Ông Trump 'chê' Mỹ thua xa Nga về tàu phá băng- Ảnh 1.

Presiden AS Donald Trump di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, pada 20 Mei. (Sumber: RT)

Pemimpin Amerika itu menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah membangun armada sekitar 55 kapal pemecah es, sehingga melampaui Rusia dan memperkuat kehadiran militer dan maritim AS di Arktik.

Amerika Serikat mempercepat persaingannya di Arktik.

Perjanjian dengan Finlandia diselesaikan pada Februari 2026 sebagai bagian dari perjanjian ICE antara AS, Kanada, dan Finlandia. Inisiatif ini awalnya diluncurkan oleh pemerintahan mantan Presiden Joe Biden pada Juli 2024, dengan tujuan untuk memperluas kapasitas pembangunan kapal pemecah es di Barat.

Sesuai rencana, 7 dari 11 kapal baru akan dibangun di galangan kapal Amerika.

Selama bertahun-tahun, Rusia telah memelihara armada kapal pemecah es terbesar di dunia untuk memastikan keamanan maritim di sepanjang garis pantai utaranya yang luas. Armada tersebut saat ini terdiri dari lebih dari 40 kapal, termasuk delapan kapal pemecah es bertenaga nuklir.

Kapal terbaru yang akan dioperasikan adalah Yakutia, kapal kelas Arktika dengan panjang sekitar 160 meter, yang mampu menembus es setebal hingga 3 meter. Selain itu, Rusia sedang membangun tiga kapal lagi dari kelas yang sama untuk menggantikan kapal-kapal yang lebih tua seperti Taymyr dan Vaygach.

Rusia juga memiliki Viktor Chernomyrdin, yang dianggap sebagai kapal pemecah es diesel-elektrik terkuat di dunia dengan mesin 25 megawatt.

Sementara itu, satu-satunya kapal pemecah es berat yang masih beroperasi di angkatan laut AS saat ini adalah USCGC Polar Star. Meskipun memiliki daya keluaran yang lebih tinggi, sekitar 44,7 megawatt, kapal ini telah beroperasi sejak tahun 1970-an dan dianggap sudah ketinggalan zaman.

Kawasan Arktik menjadi semakin penting secara strategis.

Moskow memandang armada kapal pemecah esnya sebagai aset strategis yang sangat penting, tidak hanya untuk mempertahankan kehadiran militer di Arktik tetapi juga untuk memastikan kelancaran operasional Jalur Laut Utara.

Rute pelayaran ini menghubungkan Asia dengan Eropa melalui Samudra Arktik dan dianggap jauh lebih pendek daripada rute tradisional melalui Terusan Suez.

Ketidakstabilan baru-baru ini di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran, bersama dengan risiko gangguan terhadap pelayaran di Laut Merah, telah menyebabkan banyak negara lebih memperhatikan jalur pelayaran utara Rusia sebagai alternatif strategis.


Sumber: https://suckhoedoisong.vn/ong-trump-che-my-thua-xa-nga-ve-tau-pha-bang-169260522045956716.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Berjalanlah dengan damai

Berjalanlah dengan damai

Jiwa dari keahlian tangan

Jiwa dari keahlian tangan

Melestarikan kekayaan waktu.

Melestarikan kekayaan waktu.