Sebuah tim peneliti di Universitas Stanford telah menciptakan kulit elektronik sintetis berlapis-lapis yang dapat menyembuhkan diri sendiri, yang dapat mengenali dan mengatur ulang dirinya sendiri ketika terluka, memungkinkan kulit untuk terus berfungsi sementara proses penyembuhan berlangsung, seperti yang dilaporkan New Atlas pada 4 Juni. Kulit baru ini meniru kulit asli, memungkinkan robot untuk terasa seperti manusia.
| Ilustrasi kulit robot. (Gambar: Devrimb/iStock). |
"Kami yakin untuk pertama kalinya kami telah menunjukkan bagaimana sensor film tipis berlapis-lapis dapat secara otomatis mengatur ulang dirinya sendiri selama proses penyembuhan. Ini adalah langkah penting menuju peniruan kulit manusia, yang terdiri dari banyak lapisan dan akan menyusun kembali dirinya sendiri secara tepat saat luka sembuh," kata Christopher B. Cooper, seorang mahasiswa pascasarjana di Universitas Stanford dan salah satu penulis studi tersebut.
Material baru ini dapat merasakan perubahan suhu, mekanika, atau listrik di sekitarnya, dan bahkan mendeteksi tekanan. "Kulit elektronik ini lembut dan fleksibel. Tetapi jika Anda menusuk, memotong, atau mengirisnya, setiap lapisan akan secara selektif menyembuhkan dirinya sendiri untuk mengembalikan fungsi keseluruhan. Ini persis seperti kulit asli," kata Sam Root, salah satu penulis studi tersebut.
Kulit elektronik ini dapat memperbaiki dirinya sendiri hanya dalam 24 jam ketika dipanaskan hingga 70 derajat Celcius atau sekitar seminggu pada suhu ruangan. "Dikombinasikan dengan navigasi magnetik dan sistem pemanas induksi, kita dapat menciptakan robot lunak yang dapat mengubah bentuk dan merasakan deformasi sesuai kebutuhan," kata Renee Zhao, salah satu penulis studi tersebut.
Tim peneliti berencana untuk melapisi beberapa lapisan tipis kulit dengan kemampuan berbeda; misalnya, satu lapisan dapat mendeteksi perubahan suhu dan lapisan lain dapat mendeteksi tekanan. Hal ini akan membantu kulit elektronik menjadi semakin mendekati kulit asli yang multidimensi.
Menurut khoahoc.tv
Tautan sumber






Komentar (0)