
Acara yang berlangsung di lokasi Hung Yen tersebut dihadiri oleh Bapak Pham Van Nghiem, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi; perwakilan dari beberapa departemen dan instansi; serta Asosiasi Lansia Provinsi.
Dalam sambutannya di konferensi tersebut, Perdana Menteri Pham Minh Chinh menekankan bahwa ekonomi adalah ekosistem ekonomi yang berpusat pada kebutuhan para lansia, meliputi bidang-bidang seperti konsumsi, perawatan kesehatan, teknologi, jasa, dan lapangan kerja. Pengembangan ekonomi sangat penting secara strategis untuk tujuan pembangunan berkelanjutan negara. Dalam konteks dunia yang bergejolak, Vietnam perlu mencari pendorong pertumbuhan baru. Perdana Menteri menekankan perlunya pemahaman bersama bahwa para lansia saat ini bukan lagi beban bagi masyarakat, melainkan sumber daya yang berharga dan kekuatan pendorong bagi pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang tepat untuk mengubah populasi lansia dari tantangan menjadi peluang pembangunan. Perdana Menteri mendesak para delegasi untuk memfokuskan diskusi mereka pada pengusulan model dan solusi spesifik dan layak untuk mendorong pembangunan ekonomi.

Pada konferensi tersebut, para delegasi mendengarkan laporan dari perwakilan Asosiasi Lansia Vietnam tentang perkembangan ekonomi dan rekomendasi kebijakan untuk beradaptasi dengan penuaan penduduk yang cepat di Vietnam. Perwakilan dari Kementerian Kesehatan melaporkan tentang implementasi Strategi Nasional tentang Lansia di Vietnam hingga tahun 2035, dengan visi hingga tahun 2045, dan implementasi Arahan No. 35/CT-TTg tanggal 23 Desember 2025 dari Perdana Menteri tentang penguatan peran lansia dalam beradaptasi dengan penuaan penduduk. Para pemimpin dari Kementerian Pertanian dan Lingkungan melaporkan tentang implementasi proyek "Partisipasi Lansia dalam Mempromosikan Transformasi Digital, Transformasi Hijau, Kewirausahaan, dan Penciptaan Lapangan Kerja" dan penyelenggaraan hari penanaman pohon untuk lansia dalam rangka memperingati Presiden Ho Chi Minh. Para pemimpin dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan menyampaikan beberapa usulan tentang model pengembangan ekonomi di Vietnam. Para delegasi berfokus pada pembahasan dan klarifikasi kesulitan dan tantangan, sekaligus mengusulkan beberapa solusi untuk menjadikan ekonomi sebagai kekuatan pendorong baru bagi pembangunan sosial-ekonomi dan berkontribusi pada peningkatan kualitas jaminan sosial.

Sebagai penutup konferensi, Perdana Menteri Pham Minh Chinh sangat mengapresiasi laporan dan diskusi yang disampaikan, menyatakan bahwa isi yang dipertukarkan dalam konferensi tersebut berkualitas tinggi dan selaras dengan kebutuhan praktis. Perdana Menteri menegaskan bahwa pengembangan ekonomi merupakan tren global karena banyak negara telah mengubah pendekatan mereka, memandang penuaan penduduk bukan sebagai beban tetapi sebagai peluang, sumber daya, dan kekuatan pendorong pembangunan.
Perdana Menteri menekankan komitmen Partai dan Negara untuk secara komprehensif memperhatikan para lansia melalui berbagai resolusi, kebijakan, arahan, dan proyek khusus. Dengan pengetahuan dan pengalaman mereka yang kaya, para lansia merupakan sumber daya penting bagi pembangunan sosial. Pengalaman praktis di Vietnam menunjukkan bahwa para lansia pada awalnya telah mencapai hasil positif dengan banyak model yang efektif, berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan mendorong kemajuan sosial.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh menguraikan lima prioritas utama dan tiga pilar untuk mendorong pengembangan ekonomi lansia di masa mendatang. Prioritas tersebut meliputi fokus pada pembangunan ekosistem perawatan lansia; mendorong bisnis untuk mengembangkan produk dan layanan bagi lansia; dan memanfaatkan peran, pengalaman, dan kearifan lansia dalam kehidupan sosial. Lansia menjadi fokus utama, subjek, dan penggerak pembangunan; bisnis menjadi kekuatan kreatif dan pelaksana produk dan layanan yang sesuai; dan negara memainkan peran konstruktif dalam menyempurnakan institusi dan memastikan sistem jaminan sosial yang kuat.
Perdana Menteri meminta kementerian, sektor, dan daerah untuk fokus membangun dan menyempurnakan kerangka kelembagaan untuk pengembangan ekonomi secara komprehensif, sekaligus berinvestasi dalam infrastruktur yang melayani sektor ini seperti sistem kesehatan, perumahan, infrastruktur digital, dan lembaga budaya. Daerah harus meneliti dan mengembangkan model ekonomi yang sesuai dengan kondisi aktual masing-masing daerah.
Perdana Menteri juga meminta lembaga media untuk memperkuat penyebaran model dan praktik yang baik dan efektif, menciptakan konsensus sosial, dan mempromosikan peran lansia dalam pembangunan nasional.
Pada kesempatan ini, Perdana Menteri menyampaikan 24 kata kepada para lansia di seluruh negeri: "Para lansia adalah teladan yang cemerlang, menua dengan sehat, pilar dukungan bagi anak dan cucu mereka, berkontribusi pada pembangunan bangsa, memiliki kebijaksanaan yang mendalam, dan memimpin jalan dalam pembangunan bangsa."
Sumber: https://baohungyen.vn/phat-trien-kinh-te-bac-chuyen-gia-hoa-dan-so-thanh-co-hoi-3192519.html








Komentar (0)