Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Mengembangkan pasar farmasi, Traphaco berpartisipasi dalam membahas solusi dari transformasi digital

Việt NamViệt Nam22/10/2024

Pada tanggal 19 Oktober 2024, di Hanoi, Lokakarya "Pengembangan Pasar Farmasi Domestik" diselenggarakan dengan partisipasi perwakilan dari berbagai lembaga manajemen negara, pakar industri, dan perusahaan farmasi terkemuka. Bapak Pham Hoang Anh, Wakil Direktur Jenderal Traphaco, berpartisipasi sebagai pembicara dalam sesi diskusi bertema "Manajemen dan Pasokan Obat". Lokakarya ini diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan dan surat kabar Tuoi Tre, bekerja sama dengan berbagai unit profesional. Lokakarya ini bertujuan untuk menemukan solusi dan arah baru guna membantu industri farmasi domestik menerapkan transformasi digital dengan sukses, sehingga menciptakan fondasi bagi pembangunan berkelanjutan di masa depan.
Bapak Pham Hoang Anh - Wakil Direktur Jenderal Traphaco mewakili Perusahaan untuk berpartisipasi dalam Lokakarya. Lokakarya dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Kesehatan , Badan Pengawas Obat Vietnam, Departemen Teknologi Informasi, dan para pemimpin dari banyak perusahaan besar di industri farmasi. Selain itu, para ahli dari universitas, lembaga penelitian medis dan farmasi juga hadir untuk berbagi perspektif multidimensi tentang tren transformasi digital, dan menilai dampaknya terhadap manajemen dan pasokan obat. Konten utama lokakarya difokuskan pada aspek-aspek seperti penerapan teknologi informasi dalam produksi farmasi, manajemen rantai pasokan obat, dan solusi untuk meningkatkan daya saing bisnis melalui digitalisasi. Transformasi digital dianggap sebagai cara penting untuk mengoptimalkan proses produksi dan pasokan obat, membantu bisnis mengurangi biaya, meningkatkan kualitas produk, dan memastikan transparansi dalam manajemen informasi. Selain itu, e-commerce dan digitalisasi proses manajemen resep juga dianggap sebagai sorotan utama konferensi ini. Jurnalis Le Xuan Trung - Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Tuoi Tre menyampaikan pidato pembukaan Lokakarya. Salah satu topik yang menarik dalam lokakarya tersebut adalah tantangan dan manfaat transformasi digital dalam industri farmasi. Para delegasi menekankan bahwa meskipun transformasi digital membawa banyak peluang baru, membantu mengoptimalkan proses operasional, dan meningkatkan efisiensi manajemen, transformasi digital juga menimbulkan banyak kesulitan bagi bisnis dalam proses penerapannya. Secara khusus, memastikan keamanan informasi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan merupakan dua faktor penting yang perlu diperhatikan oleh bisnis selama proses transformasi. Delegasi dari Kementerian Kesehatan juga menekankan perlunya terus memperbarui dan menyempurnakan kerangka hukum untuk mendukung proses transformasi digital dalam industri farmasi, sekaligus mendorong bisnis untuk proaktif dalam menemukan solusi yang sesuai dengan skala dan kapasitas mereka. Kerja sama antara bisnis dan badan manajemen serta penyedia solusi teknologi juga dianggap sebagai faktor inti untuk mempromosikan transformasi digital secara efektif. Para pakar dan delegasi dari Kementerian Kesehatan dan industri farmasi mempresentasikan laporan mereka di Lokakarya tersebut. Dalam rangka lokakarya tersebut, sesi diskusi tentang "Manajemen dan Pasokan Obat" menarik perhatian banyak delegasi. Bapak Pham Hoang Anh, Wakil Direktur Jenderal Traphaco, yang mewakili salah satu perusahaan farmasi terkemuka di Vietnam, berbagi tentang perjalanan transformasi digital Traphaco dan hasil yang dicapai. Beliau menekankan bahwa Traphaco telah menjadi pelopor dalam penerapan solusi teknologi canggih pada proses produksi dan manajemen pasokan obat, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan rantai pasokan. Secara khusus, Traphaco telah menerapkan sistem ERP (perencanaan sumber daya perusahaan) dan DMS (manajemen distribusi), yang membantu mengendalikan seluruh proses secara ketat, mulai dari produksi, pergudangan, hingga distribusi dan penjualan. Dengan menerapkan teknologi ini, Traphaco telah mengurangi waktu inventaris, mengoptimalkan distribusi produk, dan meningkatkan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Dalam sesi diskusi "Manajemen dan Pasokan Obat", Bapak Pham Hoang Anh tanpa ragu berbagi kesulitan yang dihadapi Traphaco dalam proses transformasi digital. Salah satu tantangan terbesar adalah tingginya biaya investasi awal dan kesulitan dalam mengintegrasikan sistem manajemen lama dengan solusi teknologi baru. Selain itu, kebiasaan kerja dan pola pikir karyawan yang masih tradisional juga menjadi kendala utama, yang mengharuskan Traphaco berinvestasi dalam pelatihan dan meningkatkan kesadaran staf. Untuk mengatasi tantangan ini, Traphaco telah mengajukan strategi transformasi digital yang jelas dan berjangka panjang, dengan bekerja sama dengan mitra teknologi sepertiFPT Digital. Menurut Bapak Hoang Anh, kerja sama dengan penyedia solusi teknologi merupakan faktor penting dalam membantu Traphaco menerapkan transformasi digital secara efektif, terutama dalam manajemen rantai pasokan dan memastikan kualitas produk. Harapan terhadap Undang-Undang Farmasi yang Direvisi Selain isu-isu terkait teknologi, para tamu juga menyampaikan harapan terhadap Undang-Undang Farmasi yang Direvisi. Menurut para tamu, amandemen ketentuan Undang-Undang Farmasi diperlukan untuk menciptakan koridor hukum yang kondusif bagi perusahaan farmasi dalam konteks integrasi dan transformasi digital. Secara khusus, Bapak Pham Hoang Anh menekankan bahwa penerapan e-commerce di sektor farmasi perlu dikelola secara ketat tetapi juga perlu regulasi yang fleksibel untuk menciptakan kondisi bagi pengembangan bisnis. Wakil Direktur Jenderal Traphaco, Pham Hoang Anh, menyampaikan dalam sesi diskusi bahwa isu-isu seperti registrasi obat, e-commerce di industri farmasi, dan pengendalian harga obat juga menjadi topik yang menarik baginya. Ia berharap perubahan dalam Undang-Undang Farmasi akan membantu mengatasi kesulitan yang ada, sekaligus menciptakan peluang baru bagi pelaku usaha dalam mengakses pasar dan berkembang secara berkelanjutan. Lokakarya ini juga merupakan kesempatan bagi pelaku usaha di industri farmasi untuk bertukar dan mencari peluang kerja sama dengan penyedia solusi teknologi, sehingga mendorong proses transformasi digital secara lebih kuat dan efektif. Para delegasi sepakat bahwa, agar industri farmasi Vietnam dapat berkembang secara berkelanjutan di masa depan, tidak hanya diperlukan peningkatan teknologi, tetapi juga kerja sama yang erat antar pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha, badan manajemen, hingga mitra teknologi. Dengan partisipasi perusahaan besar seperti Traphaco, beserta dukungan dari badan manajemen negara dan unit teknologi, industri farmasi Vietnam secara bertahap bergerak menuju masa depan digital yang komprehensif, yang membawa banyak manfaat praktis bagi pelaku usaha dan konsumen. Para tamu dan pembicara berfoto kenang-kenangan dengan Panitia Penyelenggara
Sumber: https://traphaco.com.vn/phat-trien-thi-truong-duoc-pham-traphaco-thao-luan-cac-giai-phap-tu-chuyen-doi-so

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk