Dalam beberapa tahun terakhir, munculnya kolam renang komunitas yang berfungsi efektif telah menjadi sorotan dalam perjalanan memberantas buta huruf renang. Di antara mereka, Klub Renang Anh Vien di Kelurahan Phuoc Long menonjol karena bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar renang yang ramah dan mudah diakses bagi pemula dari segala usia.
Menceritakan visinya, Nguyen Thi Anh Vien (mantan perenang nasional) mengatakan bahwa ketika meluncurkan Anh Vien Swim Club, fokusnya bukanlah pada pelatihan atlet. Hal terpenting adalah membantu orang mengatasi rasa takut mereka terhadap air dan mempelajari keterampilan berenang dasar untuk melindungi diri mereka sendiri dalam situasi berbahaya.
Di Klub Renang Ánh Viên, para pelatih fokus mengajarkan anak-anak berenang dengan cara yang tidak memberi tekanan untuk mencapai hasil. Banyak orang tua datang bukan dengan harapan anak-anak mereka akan mengejar karier kompetitif, tetapi hanya untuk belajar berenang dengan benar. Orang tua Trần Thị Ngọc Lan (berdomisili di lingkungan Bình Trưng) berbagi: “Setelah mengikuti kursus, anak saya tidak lagi takut air. Dia tahu cara bernapas, mengapung, dan mengatasi situasi berbahaya. Yang paling membuat saya puas adalah para instruktur membantu anak saya mengembangkan rasa aman, bukan hanya mengajarkan teknik.”

Di pusat kota, Klub Olahraga Nguyen Binh Khiem di Distrik Saigon adalah pilihan populer bagi pekerja kantoran, mahasiswa, dan anak muda. Kolam renang luar ruangan yang luas dan lapang, bersama dengan biaya masuk yang terjangkau, melayani berbagai macam pengguna. Ibu Ngo Viet Ha (seorang warga Distrik Saigon) mengatakan: “Biaya masuknya hanya beberapa puluh ribu dong per sesi, tetapi kualitas air dan tempatnya sangat bagus. Banyak orang dapat mengakses lingkungan berenang yang aman dan bersih tanpa terlalu khawatir tentang biaya.”
Tidak hanya orang dewasa, tetapi banyak anak-anak juga secara bertahap mengatasi rasa takut mereka terhadap air berkat pelajaran terstruktur. Le Nhat Ha yang berusia delapan tahun (tinggal di lingkungan Tan Dinh) menceritakan: “Awalnya, saya sangat takut, mengira saya akan tenggelam. Tetapi para guru mengajari saya cara mengapung dan bernapas di bawah air. Sekarang saya tahu cara berenang gaya dada, jadi saya tidak lagi khawatir ketika masuk ke danau, dan saya bahkan telah mendapatkan banyak teman baru.”
Tidak jauh dari Klub Olahraga Nguyen Binh Khiem, Pusat Olahraga Air Kota Ho Chi Minh (juga dikenal sebagai Kolam Renang Yet Kieu) dianggap sebagai salah satu lokasi teladan dalam mempromosikan literasi berenang di masyarakat. Pusat ini menawarkan fasilitas standar, petugas penyelamat yang bertugas, rambu peringatan keselamatan, dan jam operasional yang fleksibel dari pukul 05.30 hingga 19.30 setiap hari.
Selain itu, biaya kursus terjangkau, bahkan banyak program yang gratis, sehingga pusat ini dapat menjangkau banyak orang. Ibu Le Thi Thu Ha (yang tinggal di lingkungan Thanh My Tay) menceritakan: “Dulu, saya sangat takut air karena hampir tenggelam saat masih kecil. Tetapi melihat anak saya belajar berenang dengan baik di sini dengan harga yang wajar, saya langsung mendaftar. Sekarang setelah saya bisa berenang, saya merasa lebih percaya diri saat melakukan perjalanan menyusuri sungai bersama keluarga.”
Menurut Bapak Chung Tan Phong, Wakil Direktur Pusat Olahraga Air Kota Ho Chi Minh, kesadaran masyarakat telah berubah secara signifikan. Sebelumnya, banyak orang tua hanya membawa anak-anak mereka ke kolam renang untuk bermain dan mendinginkan diri; sekarang mereka lebih tertarik untuk belajar berenang secara serius, aman, dan dengan teknik yang benar.
"Belajar berenang bukan hanya tentang mempelajari gerakan-gerakannya; ini juga tentang membiasakan diri dengan air dan membangun kepercayaan diri selangkah demi selangkah. Dengan bimbingan yang tepat dan di lingkungan yang aman, siapa pun dapat mengatasi rasa takutnya," kata Bapak Phong.
Dalam konteks perluasan ruang kota Ho Chi Minh yang terhubung dengan jalur air, kolam renang umum diam-diam memainkan peran sebagai "kelas bertahan hidup" di jantung kota. Dari anak-anak hingga orang dewasa, setiap peningkatan kepercayaan diri dalam berenang merupakan langkah maju yang pasti dalam perjalanan memberantas buta huruf berenang di masyarakat perkotaan.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/pho-cap-boi-loi-cho-nguoi-dan-do-thi-post842785.html






Komentar (0)