(Dan Tri) - Tak jarang para orang tua zaman sekarang sering merasa khawatir, takut tertinggal dengan orang tua yang lain, dan takut anaknya kalah dengan teman-temannya.
Bahkan di dunia Barat, di mana pendidikan dianggap ideal dan orang tua dikatakan lebih santai tentang pembelajaran anak-anak mereka, pada kenyataannya, orang tua di Amerika Serikat sering merasa cemas.
Menurut survei oleh American Psychological Association (APA), hampir 50% orang tua Amerika yang berpartisipasi dalam survei tersebut mengatakan bahwa mereka secara teratur mengalami stres psikologis karena membesarkan anak.
Membesarkan anak di era sekarang, orang tua mudah merasa tertekan dan kelelahan (Ilustrasi: Vecteezy).
Padahal, orang tua zaman sekarang lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak-anaknya dan lebih peduli pada anak-anaknya, namun banyak pula yang masih merasa khawatir, berpikir bahwa dirinya belum memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, sehingga membuat anak-anaknya tidak "setara dengan teman-temannya".
Psikolog Amerika Jenny Woo percaya bahwa orang tua yang tahu cara memecahkan masalah psikologis mereka sendiri adalah mereka yang tahu cara menyemangati diri mereka sendiri: "Saya sudah mencoba, melakukan upaya yang cukup, dan melakukan semuanya dengan cukup baik."
“Cukup baik” adalah cara orang tua untuk mengingatkan diri mereka sendiri tentang apa yang paling penting bagi diri mereka sendiri dan anak-anak mereka, alih-alih mengejar tujuan yang tidak realistis yang ditetapkan oleh orang lain.
Membesarkan anak di era saat ini, orang tua dapat dengan mudah merasa tertekan dan kelelahan. Berikut adalah 2 langkah untuk membantu orang tua mengurangi stres.
Tetapkan standar dan tujuan Anda sendiri untuk diri Anda sendiri dan anak-anak Anda.
Dr. Jenny Woo mengatakan banyak orang tua merasa khawatir karena anak-anak mereka sering mengikuti tren di media sosial, suka bersaing dengan teman-teman ketika tren baru muncul. Namun, orang tua sendiri jarang berbicara kepada anak-anak mereka tentang tekanan yang dialami orang tua, padahal mereka juga harus hidup dibandingkan dengan saudara, teman, dan rekan kerja.
Berapa pun usia kita, kita semua menderita tekanan perbandingan dan evaluasi. Kita semua ingin menjadi orang yang "memiliki segalanya", yang tidak kalah dari siapa pun, termasuk membesarkan anak-anak yang baik.
Orang tua yang tahu cara memecahkan masalah psikologis mereka sendiri adalah mereka yang tahu cara memotivasi diri mereka sendiri (Ilustrasi: Vecteezy).
Sementara itu, setiap keluarga memiliki kisahnya sendiri, dan setiap anak berkembang dengan cara yang berbeda. Rasisme dan perbandingan diri yang terus-menerus dengan orang tua lain, serta membandingkan anak dengan orang lain, akan membuat orang tua merasa lelah, tidak aman, dan melupakan apa yang sebenarnya penting dan bermakna bagi diri mereka sendiri dan anak-anak mereka.
Alih-alih mengikuti standar orang lain, setiap orang tua seharusnya menetapkan standar mereka sendiri dalam proses membesarkan anak, dengan memahami bahwa setiap orang memiliki batasan. Anak perlu bersimpati dengan orang tua mereka, dan sebaliknya, orang tua juga perlu memahami batasan anak mereka.
Buatlah daftar hal-hal yang tidak boleh dilakukan untuk anak Anda.
Jika Anda mengerjakan semua pekerjaan rumah, anggota keluarga lain tidak akan memiliki kesempatan untuk berkontribusi dan menunjukkan tanggung jawab. Orang tua yang mendidik anak dengan baik akan tahu bagaimana tidak mengerjakan beberapa pekerjaan, membiarkan anak-anak mengerjakannya sendiri, dan membantu pekerjaan rumah tangga keluarga.
Orang tua harus menetapkan batasan spesifik. Di setiap usia, anak-anak harus belajar melakukan beberapa tugas baru yang sesuai dengan kemampuan mereka. Membuat daftar hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar anak-anak bertanggung jawab untuk melakukannya sendiri akan membantu orang tua mengurangi stres dan tekanan, karena orang tua akan mengurangi jumlah tugas yang harus dikerjakan anak-anak mereka.
Misalnya, pada usia berapa anak Anda seharusnya tahu cara menyetel alarm untuk bangun ke sekolah, pada usia berapa ia seharusnya tahu cara mencuci piring, mencuci pakaian, melipat pakaian, membersihkan toilet... Pada usia tertentu, anak Anda bahkan seharusnya sudah tahu cara bertanggung jawab atas pelajarannya sendiri dan orang tua seharusnya tidak lagi mengawasi pelajarannya setiap hari. Semakin Anda tahu cara memercayai anak Anda, semakin besar tanggung jawabnya terhadap dirinya sendiri dan keluarganya.
Orang tua sebaiknya membuat daftar tugas yang tidak akan lagi mereka lakukan untuk anak-anak mereka, berisi 3 hingga 5 tugas. Setiap 6 bulan, orang tua sebaiknya meninjau daftar ini dan menambahkan tugas baru, seiring anak-anak terus tumbuh dan semakin mampu melakukan berbagai hal sendiri.
Metode ini akan membantu orang tua mempersiapkan anak-anak mereka untuk kemandirian, kepercayaan diri, dan keterampilan hidup.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/phu-huynh-can-lam-gi-de-tranh-tam-ly-con-minh-khong-bang-con-thien-ha-20241207003704718.htm
Komentar (0)