Wilayah ini berfokus pada penyebaran dan edukasi publik tentang dokumen dan peraturan hukum yang baru diberlakukan yang relevan dengan kehidupan masyarakat, terutama di bidang peradilan dan pencatatan sipil, keamanan dan ketertiban, tanah, dan lingkungan. Misalnya, ketika Undang-Undang yang mengubah dan menambah sejumlah pasal KUHP tahun 2025 disahkan oleh Majelis Nasional pada tanggal 25 Juni 2025 dan mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2025, yang mencakup ketentuan baru tentang kejahatan penggunaan narkoba ilegal, kepolisian wilayah secara proaktif menyarankan Komite Rakyat Wilayah untuk melaksanakan propaganda sesuai dengan motto "mendatangi setiap gang, mengetuk setiap pintu, memeriksa setiap orang." Selama sesi kerja, pihak berwenang menyebarluaskan peraturan baru dalam Pasal 256a tentang kejahatan "Penggunaan Narkoba Ilegal" dengan ketentuan penuntutan pidana dalam beberapa kasus.
Selama beberapa waktu terakhir, upaya penyebaran pengetahuan hukum di Kelurahan An Sinh selalu mendapat perhatian dan bimbingan dari Komite Partai dan Komite Rakyat kelurahan, serta koordinasi erat dari Komite Front Tanah Air dan organisasi lain seperti Persatuan Wanita, Persatuan Pemuda, dan Asosiasi Veteran...
Setiap tahun, wilayah tersebut mengeluarkan rencana untuk melaksanakan pendidikan dan penyebaran hukum, mediasi akar rumput, dan membangun komunitas yang memenuhi standar akses hukum. Rencana ini secara jelas mendefinisikan tugas dan solusi utama, serta menetapkan tanggung jawab khusus kepada setiap departemen dan organisasi. Hal ini memastikan keseragaman dan konsistensi dalam pelaksanaan, sehingga meningkatkan efektivitas kerja propaganda.
Selama periode 2020-2025, Kelurahan An Sinh menyelenggarakan berbagai konferensi untuk menyebarluaskan dan mendidik tentang masalah hukum, yang menarik ribuan peserta. Secara khusus, kelurahan ini menerapkan banyak model pendidikan dan penyebaran hukum yang efektif, seperti kampanye kesadaran hukum keliling, seminar hukum di tingkat akar rumput, kompetisi pengetahuan hukum, dan mengintegrasikan konten hukum ke dalam gerakan teladan patriotik, pembangunan pedesaan baru, dan pencegahan kejahatan... Melalui upaya-upaya ini, hukum telah didekatkan kepada masyarakat, membantu mereka memahami dan menerapkan peraturan dengan benar.
Selain metode penyebaran tradisional seperti konferensi, pertemuan publik, papan reklame, dan poster, Kelurahan An Sinh secara proaktif menerapkan teknologi informasi dan media sosial untuk upaya pendidikan dan penyebaran hukumnya. Halaman Zalo dan Facebook kelurahan tersebut secara rutin memposting informasi hukum, materi tanya jawab, dan video promosi yang menarik dan visual, sehingga memudahkan warga untuk mengakses dan memahami peraturan hukum yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Inovasi dalam metode penyebaran informasi tidak hanya meningkatkan efektivitas tetapi juga menghemat waktu dan uang, serta sesuai dengan kondisi aktual di daerah setempat. Terutama dalam konteks transformasi digital, pendekatan ini membantu mendekatkan hukum kepada seluruh warga negara, khususnya kaum muda dan pekerja muda.
Pelatihan pengetahuan hukum bagi pejabat, pegawai negeri sipil, dan mediator akar rumput selalu mendapat perhatian. Pejabat dan pegawai negeri sipil yang ditugaskan untuk tugas mediasi di tingkat akar rumput secara teratur menerima pelatihan dan pembaruan tentang dokumen hukum baru, meningkatkan keterampilan mereka dalam menerapkan hukum untuk menyelesaikan konflik dan perselisihan di daerah setempat.
Akibatnya, banyak konflik dan perselisihan di wilayah tersebut telah berhasil diselesaikan, sehingga berkontribusi pada terjaganya keamanan, ketertiban sosial, dan membangun persatuan dalam masyarakat. Dalam 5 tahun (2020-2025), wilayah tersebut menerima 170 kasus, di mana 89,9% di antaranya berhasil diselesaikan.
Berkat implementasi berbagai solusi yang terkoordinasi, pekerjaan pendidikan dan penyebaran hukum di Kelurahan An Sinh telah mengalami banyak perubahan positif. Kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum di kalangan pejabat, anggota Partai, dan masyarakat telah meningkat secara signifikan. Namun, pekerjaan pendidikan dan penyebaran hukum masih menghadapi beberapa kesulitan seperti: kondisi sosial- ekonomi yang terbatas; investasi yang tidak merata dalam sumber daya pendidikan dan penyebaran hukum; tingkat pendidikan publik yang tidak merata; dan sebagian penduduk yang kurang tertarik untuk mempelajari hukum.
An Sinh Ward bertekad untuk terus mempromosikan pendidikan dan penyebaran hukum, memobilisasi kekuatan seluruh sistem politik dan masyarakat, sehingga berkontribusi dalam membangun pemerintahan akar rumput yang kuat dan masyarakat yang disiplin serta beradab.
Sumber: https://baoquangninh.vn/phuong-an-sinh-dua-phap-luat-vao-doi-song-3376934.html






Komentar (0)