Liverpool mengawali pertandingan dengan baik dengan keunggulan dua gol di menit ke-50, tetapi The Kop membiarkan lawan menyamakan kedudukan di menit ke-76. Keberuntungan berpihak pada tim asuhan Arne Slot ketika mereka tampil gemilang di menit-menit akhir pertandingan dan mencetak dua gol lagi, sehingga meraih 3 poin penuh di babak pertama, sekaligus memperpanjang rentetan kekalahan Bournemouth di Anfield menjadi 7.
Suasana di Anfield semakin meriah dengan penampilan gemilang lagu You'll Never Walk Alone, disertai penghormatan kepada Diogo Jota dan Andre Silva. Setelah hening sejenak, tim juara Liga Primer asuhan Arne Slot, yang menampilkan empat pemain debutan, langsung bermain dengan penuh semangat. Mohamed Salah sempat melepaskan tembakan keras yang ditepis Dorde Petrovic, sebelum pemain Mesir itu memberikan umpan kepada Virgil van Dijk yang menyundul bola melambung di atas mistar gawang.
Kontroversi wasit pertama musim ini meletus di menit ke-12 ketika pelatih Slot geram dengan handball yang jelas dilakukan Marcos Senesi saat Ekitike berlari ke depan. Namun, pemain Prancis itu tak terbendung di menit ke-37, saat ia memecah kebuntuan setelah menerima umpan Alexis Mac Allister, dengan sedikit keberuntungan dari sentuhan Senesi, sebelum menyelesaikannya dengan akurat melewati Petrovic. Ekitike hampir mencetak gol kedua beberapa menit kemudian, membawa tim Slot memasuki babak kedua dengan keunggulan tipis.
Baru lima menit babak kedua berjalan, Ekitike terus bersinar dengan memberikan assist untuk Gakpo. Striker asal Belanda itu bergerak ke tengah dengan kekuatan penuh dan dengan tenang menyelesaikan umpan melewati Petrovic untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Liverpool tampak akan menghadapi badai gol, tetapi Petrovic menepis tembakan Mac Allister yang melambung tinggi. Tepat ketika Liverpool tampak menguasai permainan, Antoine Semenyo memperkecil ketertinggalan Bournemouth setelah serangan keras di menit ke-64. Tyler Adams memberi umpan kepada David Brooks di sisi kiri, dan umpan brilian Brooks berhasil dikonversi oleh pemain Ghana tersebut untuk mengubah kedudukan menjadi 1-2.
Semenyo kemudian mencetak gol keduanya, baik untuk dirinya sendiri maupun Bournemouth, yang menggemparkan Anfield. Gol tersebut mengungkap kelemahan pertahanan Liverpool, yang telah terlihat jelas sepanjang pramusim. Sang striker diberi izin untuk berlari ke kotak penalti, memanfaatkan ruang antara Ibrahima Konate dan Van Dijk sebelum melepaskan tembakan yang melewati Alisson pada menit ke-76.
Semenyo menjadi pemain tamu pertama yang mencetak dua gol di Anfield sejak September 2022. Namun, sang juara bertahan akhirnya menang berkat gol dari sumber yang tak terduga. Manajer Bournemouth, Andoni Iraola, terkejut dengan penampilan buruk timnya di lini pertahanan. Federico Chiesa memanfaatkan bola liar di kotak penalti dan mencetak gol di depan pendukung The Kop untuk gol pertamanya di Liga Primer pada menit ke-88.
Di tengah malam yang kurang tidur, pertahanan tim tamu membuat kiper Petrovic harus bekerja keras menghalau serangan-serangan penyerang tuan rumah. Gol keempat akhirnya tercipta bagi Liverpool ketika Salah menggiring bola bebas di dalam kotak penalti pada menit keempat masa injury time sebelum melepaskan tembakan diagonal. Ini adalah gol ke-10 Salah di laga-laga pembuka Liga Primer.
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/phut-cuoi-thang-hoa-liverpool-gianh-tron-3-diem-truoc-bournemouth-20250816064808885.htm
Komentar (0)