Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar. Foto: WANA
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar. Foto: WANA

Menurut Anadolu News, dalam sebuah unggahan media sosial pada 25 Mei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, menulis: "Informasi bahwa Qatar menawarkan untuk membayar Iran $12 miliar untuk mengamankan kesepakatan sama sekali tidak berdasar. Berita ini disebarkan oleh pihak-pihak yang berupaya menyabotase kesepakatan dan melemahkan upaya diplomatik untuk mengurangi ketegangan dan meningkatkan stabilitas di kawasan tersebut."

Peran diplomatik Qatar telah mapan dan terdokumentasi secara publik. Oleh karena itu, retorika semacam itu tidak lebih dari upaya putus asa untuk menodai reputasi Qatar sebagai mediator perdamaian internasional yang kredibel.