
Khususnya pada rute Tu Mo Rong - Ngoc Yeu (dari Km 00 hingga Km 12, di Kecamatan Mang Ri), banyak terjadi longsor dan saluran drainase tersumbat. Beberapa lokasi mengalami longsor dengan kemiringan negatif, penurunan permukaan jalan, hanya cukup untuk satu lajur lalu lintas, dan berisiko terputus jika hujan dan banjir terus berlanjut di masa mendatang.
Di Jalan Provinsi 672 (Km 44+600 hingga Km 55+200, bagian melalui kecamatan Mang Ri), dasar dan permukaan jalan rusak dan amblas; tanah longsor dan batu mengubur badan jalan.

Jalan Raya Nasional 40B yang menghubungkan Kelurahan Tu Mo Rong melalui Kelurahan Mang Ri (juga di Quang Ngai) dan Kota Da Nang juga rusak. Khususnya di Km 168 + 200 (wilayah Kelurahan Tu Mo Rong, berbatasan dengan Kelurahan Mang Ri), terdapat tiga titik jalan amblas dan pecah. Jika hujan deras terus berlanjut, ada risiko pecah dan memutus arus lalu lintas.

Menurut Tn. Quang, rute-rute di atas memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi , transportasi barang, dan perjalanan.

“Pemerintah daerah telah memerintahkan pemasangan rambu peringatan longsor agar warga dapat menghindarinya. Pemerintah daerah juga melaporkan kepada Dinas Konstruksi dan Komite Rakyat Provinsi mengenai kerusakan jalan akibat badai dan hujan, dan mengusulkan perbaikan dini untuk memastikan keselamatan,” ujar Bapak Quang.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/quang-ngai-nhieu-tuyen-duong-huyet-mach-bi-sat-lo-post805775.html
Komentar (0)