Rencananya, pada sore hari ini para kandidat akan menuju lokasi ujian untuk melengkapi prosedur dan melakukan koreksi akhir informasi apabila terdapat kesalahan.
Selama proses pendaftaran ujian kelulusan SMA, setiap kandidat akan menerima kartu/kertas ujian dengan foto terlampir, yang dicap pada foto tersebut. Kertas tersebut dengan jelas mencantumkan informasi pribadi kandidat dan lokasi ujian. Kandidat perlu memeriksa dengan saksama informasi pribadi yang tertera pada kartu. Jika menemukan kesalahan, mereka harus segera memberi tahu pengawas ruang ujian untuk diperbaiki.
Peserta menyimpan kartu ujian mereka selama ujian untuk ditunjukkan di awal setiap sesi ujian bersama dengan kartu identitas mereka.
Pada hari ujian, jika terjadi kehilangan atau lupa kartu ujian, kartu identitas warga negara, dan dokumen penting lainnya, peserta harus segera melapor kepada kepala tempat ujian untuk dipertimbangkan dan ditangani. Panitia ujian akan menangani situasi ini dengan mewajibkan peserta untuk berkomitmen mengikuti ujian.
Apabila peserta kehilangan atau lupa membawa kartu ujian atau kartu identitasnya, peserta wajib segera melaporkannya kepada pimpinan tempat ujian untuk dipertimbangkan dan ditangani. (Foto ilustrasi)
Sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan , untuk mencegah terjadinya ujian oleh orang lain dan ujian untuk orang lain, selain memeriksa dokumen identitas peserta saat dipanggil masuk ruang ujian, selama ujian berlangsung, pengawas ujian tetap memeriksa dan membandingkan dokumen identitas peserta.
Terkait dengan isu apakah kandidat dapat menggunakan VNeID sebagai pengganti kartu identitas warga negara untuk menyelesaikan prosedur ujian, seorang perwakilan dari Departemen Manajemen Mutu, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengatakan bahwa kandidat tidak diizinkan menggunakan kartu identitas warga negara pada VNeID untuk menyelesaikan prosedur ujian kelulusan sekolah menengah atas dan penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2024.
Ujian kelulusan SMA tahun ini akan berlangsung pada 27-28 Juni di 63 provinsi dan kota, dengan partisipasi lebih dari 1 juta peserta di seluruh Indonesia. Pada 27 Juni, peserta akan mengikuti ujian Sastra di pagi hari dan Matematika di sore hari. Pada 28 Juni, peserta akan mengikuti ujian IPA atau IPS di pagi hari dan ujian Bahasa Asing di sore hari. Tanggal 29 Juni adalah hari ujian cadangan.
Secara nasional, terdapat 2.323 lokasi ujian dan 45.149 ruang ujian. Provinsi dan kota dengan jumlah pendaftar terbanyak antara lain: Hanoi: 109.078 pendaftar; Kota Ho Chi Minh: 88.196 pendaftar; Thanh Hoa: 38.677 pendaftar. Provinsi dengan jumlah pendaftar paling sedikit antara lain: Kon Tum : 5.052 pendaftar; Lai Chau: 4.211 pendaftar; Bac Kan: 3.180 pendaftar.
Menjelang ujian kelulusan SMA tahun 2024, Bapak Nguyen Van Hieu, Direktur Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh, juga menekankan bahwa peserta yang terlambat datang ke lokasi ujian namun masih dalam batas waktu yang ditentukan, tetap harus diizinkan mengikuti ujian seperti biasa oleh pihak lokasi ujian. Jika lupa membawa dokumen identitas atau kartu ujian, peserta tidak boleh pulang untuk mengambilnya, melainkan harus datang langsung ke lokasi ujian dan bertemu dengan pimpinan agar dipertimbangkan untuk mengikuti ujian. Hal ini tidak perlu menimbulkan stres yang dapat memengaruhi kondisi psikologis peserta.
Kim Nhung
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/quen-can-cuoc-cong-dan-giay-du-thi-tot-nghiep-thi-sinh-co-can-quay-ve-lay-ar879338.html
Komentar (0)