Sebagaimana dilaporkan Lao Dong, di antara 86 orang yang diajukan untuk dituntut oleh Badan Investigasi Kepolisian Kementerian Keamanan Publik (C03), terdakwa Nguyen Cao Tri didakwa atas "Penyalahgunaan kepercayaan untuk mengambil alih aset" dalam kasus yang terjadi di Van Thinh Phat Group dan SCB Bank serta unit terkait.
Di antara semuanya itu, Industrial Rubber Corporation (Industrial Rubber Company, UPCoM: IRC) merupakan satu-satunya unit yang terdaftar secara publik di bursa saham, sehingga menunjukkan besarnya dana tanah yang dimiliki perusahaan ini.
Menurut pengungkapan informasi yang diterbitkan oleh Perusahaan Karet Industri pada akhir tahun 2017, total luas lahan yang dikelola Perusahaan menurut dokumen hukum (sebelum ekuitas) adalah 11.146.541,8 m2 yang terletak di dua provinsi Dong Nai dan Binh Thuan .
Khususnya di Dong Nai, total luas lahan yang dimiliki oleh Perusahaan Karet Industri adalah 9.960.574 m². Dari luas tersebut, lahan yang dikelola dan digunakan oleh perusahaan adalah 8.948.103,2 m². Luas lahan tersebut mencakup lahan yang disewa langsung dari negara dengan pembayaran tahunan sebesar 8.483.757,5 m² dan lahan yang disewa kembali dari Perusahaan Industri Makanan Dong Nai tanpa menandatangani kontrak dan tanpa membayar sebesar 464.345,7 m². Lahan yang tidak terpakai yang diusulkan untuk dikembalikan ke pemerintah daerah adalah 1.012.470,8 m².
Diketahui, Pemerintah Provinsi Dong Nai telah menerbitkan Surat Keputusan No. 1577/UBND-CNN tanggal 24 Februari 2017 yang mengesahkan Rencana Tata Ruang Wilayah Perusahaan Karet Industri, luas wilayah setelah dikuitisasi adalah 848,37 hektare dengan bentuk sewa tanah negara dengan pembayaran tahunan dan penyerahan seluas 101,25 hektare kepada masyarakat setempat.
Sementara itu, seluruh lahan yang dikelola dan dimanfaatkan oleh Perusahaan Karet Industri di Provinsi Binh Thuan seluas 1.185.967,8 m2, disewakan oleh negara dan dibayar setiap tahun. Telah ada keputusan dan kontrak sewa lahan selama 30 tahun, Sertifikat Hak Guna Usaha telah diterbitkan, dan seluruh sewa lahan tahunan telah dibayarkan dan dilunasi.
Menurut laporan keuangan kuartal ketiga 2023 Perusahaan Karet Industri, per 30 September 2023, total aset perusahaan mencapai 185 miliar VND, turun sekitar 10 miliar VND dibandingkan awal tahun.
Liabilitas Perusahaan Karet Industri sekitar 11 miliar VND, dengan fluktuasi yang tidak signifikan setelah 9 bulan. Patut dicatat bahwa perusahaan tidak mencatat utang keuangan.
Ekuitas Perusahaan Karet Industri mencapai 175 miliar VND. Dari jumlah tersebut, Perusahaan Saham Gabungan Capella Group memiliki 7,50% modal Perusahaan Karet Industri.
Pada akhir 9 bulan pertama tahun lalu, Perusahaan Karet Industri memperoleh pendapatan hampir 11 miliar VND, namun karena beroperasi di bawah harga pokok, perusahaan ini melaporkan kerugian setelah pajak lebih dari 6 miliar VND, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu memperoleh laba hampir 16 miliar VND.
Menurut badan investigasi, Tn. Nguyen Cao Tri menerima uang dari Nn. Truong My Lan berkali-kali, dengan total 1.000 miliar VND, melalui tiga bentuk: mengalihkan 65% modal dasar Perusahaan Saham Gabungan Karet Industri (UPCoM: IRC), membeli 100% modal dasar Perusahaan Saigon Dai Ninh dan berinvestasi dalam sebuah proyek di distrik Hai Ha, provinsi Quang Ninh.
Khususnya mengenai Perusahaan Karet Industri, yang sebelumnya merupakan badan usaha milik negara tetapi kemudian dikapitalisasi pada tahun 2017-2018. Bapak Tri memiliki lebih dari 30% modal dasar.
Berdasarkan penyelidikan, pada bulan Desember 2017, Tn. Tri setuju untuk mengalihkan 65% modal dasar kepada Ny. Lan senilai 45 juta dolar AS. Ny. Lan membayar 21,25 juta dolar AS (hampir 500 miliar VND) untuk membeli seluruh 30% modal dasar yang dimiliki Tri di Perusahaan Karet Industri.
Untuk melegalkannya, terdakwa Tri mengarahkan orang-orang yang menandatangani kontrak investasi perwalian untuk mentransfer semua saham kepada Ibu Lan melalui perwakilan, tanpa mencatat harga transfer.
Namun, investasi perwalian ini sebenarnya adalah pembelian dan penjualan saham yang belum dialihkan. Kontrak perwalian ini merupakan perjanjian pribadi antara Bapak Tri dan Ibu Lan, dan tidak dilaporkan kepada Perusahaan Karet Industri. Semua uang tersebut dibelanjakan oleh Ibu Lan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)