(NLDO)- Mobil listrik bertenaga baterai terus dibebaskan dari biaya pendaftaran awal hingga tahun 2027.
Pemerintah baru saja menerbitkan Keputusan No. 51/2025/ND-CP yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Keputusan No. 10/2022/ND-CP tanggal 15 Januari 2022 yang mengatur biaya pendaftaran.
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51, untuk mobil listrik bertenaga baterai mulai 1 Maret 2025 sampai dengan 28 Februari 2027, biaya pendaftaran pertama tetap dibayarkan sebesar 0%.
Mobil listrik bertenaga baterai akan tetap dibebaskan dari biaya registrasi awal hingga tahun 2027. Foto: Nguyen Hai
Sebelumnya, saat mengusulkan untuk melanjutkan pembebasan biaya pendaftaran mobil listrik bertenaga baterai, Kementerian Keuangan mengatakan hal itu bertujuan untuk berkontribusi mengurangi pencemaran lingkungan akibat emisi kendaraan; mendorong pelaku usaha untuk berinvestasi dalam produksi, memanfaatkan peluang pasokan, dan merangsang konsumen untuk menggunakan mobil listrik bertenaga baterai.
Penerapan kebijakan biaya registrasi mobil listrik bertenaga baterai 0% beberapa waktu terakhir pada dasarnya telah mencapai sasaran yang ditetapkan saat dikeluarkan, yakni memberikan dampak terhadap konsumen, produsen dan distributor mobil listrik bertenaga baterai, terhadap lingkungan udara, serta terhadap pendapatan anggaran pendapatan negara.
Sebelumnya, sebagaimana diberitakan Surat Kabar Nguoi Lao Dong , sesuai dengan Keputusan Pemerintah No. 10/2022/ND-CP yang dikeluarkan pada tanggal 15 Januari 2022 yang mengatur biaya pendaftaran, berlaku mulai tanggal 1 Maret 2022, maka mulai tanggal 1 Maret 2025, mobil listrik bertenaga baterai tidak akan lagi menikmati kebijakan preferensial pada biaya pendaftaran.
Secara spesifik, dalam Peraturan No. 10, dalam jangka waktu 3 tahun sejak tanggal berlaku Peraturan ini (1 Maret 2022), mobil listrik bertenaga baterai akan dikenakan biaya registrasi pertama sebesar 0%. Dalam 2 tahun ke depan, biaya registrasi pertama akan dikenakan sebesar 50% dari biaya registrasi mobil berbahan bakar bensin dan diesel dengan jumlah kursi yang sama.
Biaya registrasi untuk mobil pertama kali di Vietnam berkisar antara 10% hingga 12%, tergantung wilayahnya. Ini berarti bahwa pembeli mobil listrik bertenaga baterai mulai 1 Maret harus membayar biaya registrasi sekitar 5-6%, tergantung provinsi atau kota, alih-alih dibebaskan sepenuhnya seperti sebelumnya.
Berdasarkan Peraturan No. 10, mulai 1 Maret, biaya mobil listrik akan berubah secara signifikan ketika konsumen harus membayar 50% dari biaya registrasi. Jika harga mobil 1 miliar VND, konsumen harus membayar biaya registrasi sekitar 50 juta VND, alih-alih tidak perlu membayar biaya ini seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pasar otomotif Vietnam pada tahun 2024 juga akan mengalami lonjakan kendaraan listrik. Selain produsen kendaraan listrik murni Vietnam, VinFast , produsen mobil besar juga sedang mempercepat rencana untuk menghadirkan model listrik murni dan hibrida kepada konsumen.
Keputusan baru tersebut berlaku mulai 1 Maret 2025.
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/quy-dinh-moi-ve-le-phi-truoc-ba-doi-voi-xe-dien-co-hieu-luc-tu-1-3-196250301163213235.htm
Komentar (0)