Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Buku AR membuka arah baru bagi budaya membaca anak-anak.

Dalam konteks budaya membaca yang menghadapi berbagai tantangan dari media hiburan digital, realitas tertambah (AR) dalam buku anak-anak dipandang sebagai cara untuk menghidupkan kembali pengalaman membaca dan mendekatkan buku kepada generasi pembaca muda.

Báo Bắc NinhBáo Bắc Ninh13/04/2026

Dengan "Galactic Adventure," anak-anak dapat menjelajahi tata surya secara visual, mengamati pergerakan planet, dan mengakses pengetahuan astronomi dengan cara yang menyenangkan. Sementara itu, "The Wonderful Forest" membuka ruang alami yang dekat dengan alam dengan ekosistem hewan yang kaya, membantu anak-anak "bertemu" hewan melalui gambar dan suara yang realistis.

Menurut Dr. Trinh Cam Ly, seorang spesialis di Departemen Pendidikan Umum (Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh), nilai buku AR tidak hanya terletak pada aspek teknologinya, tetapi juga pada kemampuannya untuk mendukung perkembangan holistik anak-anak. “Di era digital, kita tidak dapat mencegah anak-anak mengakses teknologi, tetapi kita dapat membimbing bagaimana mereka menggunakan teknologi untuk belajar. Buku AR adalah kunci untuk membuka imajinasi, mengubah pembelajaran dari teori yang kering menjadi perjalanan penemuan,” ujar Dr. Cam Ly.

Menurut Dr. Trinh Cam Ly, interaksi langsung melalui "melihat, mendengar, dan menyentuh" ​​membantu anak-anak mengembangkan imajinasi, koneksi, dan kreativitas dari apa yang mereka terima; pada saat yang sama, "hidup" bersama karakter dalam cerita juga berkontribusi dalam memelihara emosi dan mengembangkan pemikiran.

Dari perspektif teknologi, Bapak Nguyen Huy, mantan Direktur Teknis Senior di Genie Book, menekankan bahwa AR tidak adiktif seperti gim video pasif atau video pendek. AR mengharuskan anak-anak untuk berinteraksi dan mengamati objek nyata, sehingga merangsang rasa ingin tahu dan membantu mereka memahami pengetahuan secara aktif.

Lebih dari sekadar produk pendidikan, seri buku AR SPACES mencerminkan tren inovatif industri penerbitan dalam beradaptasi dengan era digital. Karena kebiasaan membaca tradisional semakin tergeser oleh hiburan yang serba cepat, penggabungan teknologi dipandang sebagai solusi untuk mempertahankan minat pembaca muda.

Oleh karena itu, teknologi tidak menggantikan buku tetapi berperan sebagai pendukung, memperkaya pengalaman dan meningkatkan tingkat interaksi. Anak-anak tidak hanya membaca tetapi juga mengeksplorasi, mengajukan pertanyaan, dan secara aktif memperoleh pengetahuan.

Ibu Doan Phuong Thoa, pendiri SPACES, mengatakan: “Kami percaya bahwa teknologi adalah fondasi bagi anak-anak untuk berintegrasi ke dalam dunia yang terus berubah. Alih-alih melarangnya, kita dapat menggunakan teknologi sebagai jembatan untuk membangkitkan hasrat belajar yang melekat pada anak-anak.”

Menurut Ibu Phuong Thoa, AR tidak menggantikan membaca tetapi bertindak sebagai "katalis" untuk membuat pengetahuan lebih menarik, sehingga membimbing anak-anak kembali ke buku dengan antusias.

Dalam konteks transformasi digital yang pesat, munculnya model seperti buku AR menunjukkan bahwa budaya membaca tidak tertinggal dari tren, tetapi justru diperbarui ke arah yang lebih fleksibel. Jika teknologi digunakan dengan benar, setiap halaman buku tidak hanya menyampaikan informasi tetapi juga menjadi titik awal perjalanan penemuan yang menginspirasi bagi generasi muda.

Sumber: https://baobacninhtv.vn/sach-ar-mo-huong-doi-moi-van-hoa-doc-cho-tre-em-postid443258.bbg


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
menanam bibit padi

menanam bibit padi

tangisan bayi yang baru lahir

tangisan bayi yang baru lahir

Pesona Lembut Warna

Pesona Lembut Warna