Perwakilan dari delegasi antarlembaga menyebarluaskan informasi tersebut kepada perwakilan bisnis yang beroperasi di sektor bar, pub, dan klub bir di Kota Hue .

Delegasi antarlembaga dipimpin oleh Bapak Nguyen Thien Binh, Wakil Direktur Dinas Kebudayaan dan Olahraga Kota Hue dan Ketua delegasi. Perwakilan dari 25 bisnis yang beroperasi di sektor bar, pub, dan klub bir di Kota Hue turut berpartisipasi.

Selama kegiatan ini, tim antarlembaga menyebarluaskan informasi tentang tanggung jawab bisnis dan tempat usaha serupa di kota tersebut. Secara khusus, mereka menekankan bahwa bar, tempat minum bir, klub bir, pub, dan bisnis serupa, selain mematuhi peraturan hukum, harus melengkapi diri dengan setidaknya dua kamera keamanan yang terhubung ke HueIOC (Hue Intelligent Operations Center) untuk pemantauan daring menggunakan data digital. Dengan demikian, kamera harus diposisikan untuk mengamati sepenuhnya semua aktivitas di dalam tempat usaha, termasuk pintu masuk dan keluar, dan harus menyimpan data setidaknya selama 30 hari untuk mendukung manajemen bila diperlukan dan memungkinkan pengambilan data secara proaktif jika diminta oleh pihak berwenang.

Selanjutnya, selama operasional bisnis, tempat usaha harus secara proaktif mengatur tempat parkir dan menugaskan personel untuk memastikan pelanggan dan staf parkir di area yang telah ditentukan. Parkir di jalan, yang menyebabkan kemacetan lalu lintas, dan parkir di trotoar yang melanggar peraturan dilarang. Penggunaan jalan atau trotoar untuk menempatkan meja, kursi, atau barang lain yang melanggar hukum juga dilarang keras. Sama sekali tidak diperbolehkan adanya pelanggaran hukum terkait kejahatan sosial di tempat usaha. Pemilik tempat usaha bertanggung jawab untuk bekerja sama dengan lembaga penegak hukum dalam memastikan keamanan dan ketertiban serta menangani setiap insiden atau peristiwa yang terjadi di tempat usaha.

Saat menyelenggarakan pertunjukan seni tanpa penjualan tiket, pemilik tempat wajib mengirimkan pemberitahuan tertulis kepada Komite Rakyat komune atau kelurahan tempat pertunjukan akan diadakan paling lambat 5 hari kerja sebelum tanggal yang dijadwalkan. Untuk pertunjukan DJ (mixing musik) setelah pukul 22.00 hingga tengah malam pada hari yang sama, tingkat suara harus disesuaikan untuk memastikan tidak menimbulkan kebisingan atau gangguan di daerah pemukiman atau tempat umum yang memengaruhi warga sekitar. Penggunaan kostum, bahasa, suara, gambar, gerakan, sarana ekspresi, atau gaya pertunjukan yang melanggar adat dan tradisi nasional, atau berdampak negatif terhadap moralitas masyarakat, kesehatan, dan psikologi sosial, dilarang. Selama penyelenggaraan pertunjukan seni di tempat tersebut, wajib mematuhi peraturan dalam Keputusan Pemerintah 144/2020/ND-CP tanggal 14 Desember 2020 tentang kegiatan pertunjukan seni. Sepenuhnya mematuhi peraturan perlindungan lingkungan, termasuk kebisingan, getaran, limbah, emisi udara, dan pengelolaan air limbah; melakukan registrasi lingkungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Lingkungan…

Segera setelah pengumuman tersebut, perwakilan dari 25 bisnis yang beroperasi di sektor bar, pub, dan klub bir menandatangani sebuah komitmen. Komitmen ini menekankan penyelenggaraan pertunjukan seni sesuai dengan peraturan; memastikan keamanan, ketertiban sosial, perlindungan lingkungan, kesehatan, dan pencegahan kebakaran. Saat menyelenggarakan acara, tingkat kebisingan harus sesuai dengan standar. Kepatuhan yang ketat terhadap peraturan hukum diperlukan; bar, klub bir, pub, dan bisnis serupa harus beroperasi dalam jam yang ditentukan, dan tidak boleh menggunakan pengeras suara berdaya tinggi yang menyebabkan gangguan kebisingan atau memengaruhi lingkungan tempat tinggal penduduk sekitar. Tarian yang tidak pantas dilarang. Jika pertunjukan diselenggarakan, tindakan peredaman suara harus dilakukan. Bisnis yang terbukti melanggar akan dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan hukum.

N. MINH

Sumber: https://huengaynay.vn/van-hoa-nghe-thuat/thong-tin-van-hoa/siet-hoat-dong-kinh-doanh-bar-beer-club-pub-158066.html