Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Mahasiswa "menyedihkan" karena asrama tidak mengizinkan jemur pakaian di balkon

Báo Dân tríBáo Dân trí26/09/2024

[iklan_1]

Menerima pemberitahuan tersebut pada sore hari tanggal 21 September, PK, seorang mahasiswa tahun kedua di area asrama B, Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa asrama baru saja mengeluarkan peraturan baru, yang mengharuskan mahasiswa untuk menjemur cucian mereka di kamar mandi hingga kering, kemudian mereka dapat membawanya keluar untuk dijemur di 2 tiang di samping balkon dan sama sekali tidak boleh menjemurnya di area balkon.

Sinh viên khốn khổ vì KTX không cho phơi đồ ngoài ban công - 1

Surat komitmen yang menyatakan bahwa siswa di gedung B dan E tidak diperbolehkan menjemur pakaian di balkon (Foto: Disediakan oleh karakter).

PK bercerita bahwa kamar K. dihuni 4 orang, dan jika tidak bisa menjemur pakaian di balkon setelah dicuci, pakaian tersebut akan mudah berjamur, karena cuaca sering hujan terus-menerus. PK baru menerima pemberitahuan ini baru-baru ini, tetapi teman-temannya di gedung yang sama sudah dikirimi surat komitmen terkait hal ini sejak minggu lalu.

"Seluruh departemen kami tidak setuju karena hal ini menyebabkan ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari dan secara langsung memengaruhi kepentingan mahasiswa," kata PK.

Setelah lebih dari 3 tahun tinggal di area asrama B, Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh, DD, mahasiswa tahun ke-3, menuturkan, kamarnya belum mendapat pemberitahuan khusus, tetapi sudah lama diingatkan oleh kepala gedung bahwa kamar yang menghadap danau bulan sabit (area utama asrama) tidak diperbolehkan menjemur pakaian di balkon.

D.D mengatakan, menjemur pakaian di kamar mandi sangat sulit, apalagi di ruangan yang dihuni 6 sampai 8 orang.

"Saat ini sedang musim hujan, udara di dalam ruangan cukup lembap, menjemur pakaian di kamar mandi akan menciptakan kondisi yang memungkinkan bakteri tumbuh, sehingga meningkatkan risiko penyakit seperti pilek dan radang amandel," kata DD.

Senada dengan itu, DL, mahasiswa tingkat dua, menuturkan, jika pakaian hanya bisa dikeringkan di kamar asrama, maka mustahil pakaian bisa kering.

"Pakaian yang lembap akan menyebabkan banyak masalah kulit, dan mahasiswa terpaksa harus menggunakan jasa binatu dan cuci kering, yang biayanya sangat mahal. Saya berharap pengurus asrama akan lebih memperhatikan para mahasiswa, mempertimbangkan pendapat mereka, dan membuat perubahan," ujar DL.

Sinh viên khốn khổ vì KTX không cho phơi đồ ngoài ban công - 2

Siswa harus mengeringkan pakaian di kamar mandi (Foto: Karakter disediakan).

Pada kelompok mahasiswa di asrama B, banyak mahasiswa yang kesal karena menganggap larangan menggantung pakaian di balkon tidak wajar, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari, dan menambah biaya laundry serta jemuran.

Menanggapi hal ini, Bapak Lai The Tuan, Kepala Departemen Asrama Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa Gedung E2-E3 memiliki 16 lantai, dengan 14 lantai di antaranya ditempati oleh mahasiswa. Dari total 672 kamar, 224 kamar terletak di bagian depan gedung.

Lantai pertama kedua gedung tersebut merupakan kantor departemen, divisi, unit, ruang pertemuan, dan ruang penerima tamu Pusat. Di depan gedung terdapat alun-alun yang merupakan monumen kedaulatan Kepulauan Truong Sa, yang juga merupakan tempat wisata dan aktivitas mahasiswa asrama.

"Sejak beroperasi dan mahasiswa ditempatkan di dua gedung E2 dan E3, masalah menjemur pakaian selalu menjadi perhatian. Situasi mahasiswa yang menjemur pakaian secara spontan, tanpa aturan atau disiplin, menggantung pakaian di pagar balkon, sungguh tidak sedap dipandang dan meninggalkan kesan buruk bagi asrama," ujarnya.

Menurutnya, demi menjaga estetika tampilan depan area perkantoran, dan turut membangun citra asrama yang beradab dan santun di hati para mahasiswa, orang tua mahasiswa, serta pengunjung asrama, maka Pengurus Cluster B dan E telah melakukan survei untuk mendapatkan pendapat mahasiswa mengenai solusi menjaga estetika tampilan depan kedua gedung E2, E3 serta melengkapi lagi 3 buah jemuran/ruangan agar mahasiswa dapat menjemur pakaiannya di dalam kamar.

"Jika mahasiswa tidak setuju dengan rencana tersebut, mereka dapat mengajukan permohonan kepada Dewan Manajemen untuk memindahkan kamar mereka ke belakang gedung. Namun, demi kenyamanan mahasiswa, Dewan Manajemen klaster B dan E akan mengadakan pertemuan dengan mahasiswa di kamar-kamar tersebut untuk memberi tahu mereka dan berharap mahasiswa dapat menyarankan rencana lain yang sesuai untuk pelaksanaan lebih lanjut," ujarnya.

Ky Huong


[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/sinh-vien-khon-kho-vi-ktx-khong-cho-phoi-do-ngoai-ban-cong-20240926162943529.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk