Game " On my last leg" menang berkat implementasinya yang inovatif. (Sumber: BUV) |
Game Jam mempertemukan 7 tim mahasiswa untuk berpartisipasi dalam tantangan merancang dan memprogram permainan dalam 48 jam, di bawah bimbingan dosen dari Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi.
Dengan tema "Hanya Satu" , tim bebas berkreasi, mulai dari konten hingga gameplay dan grafis. Permainan " On My Last Leg" memenangkan hadiah pertama berkat ide uniknya: pemain mengendalikan karakter berkaki satu untuk melarikan diri dari kejaran siput dengan menyeret kaki mereka melalui pengontrol yang lucu dan menarik.
Bapak Le Manh Cuong, pendiri Tale Weavers Studio, berkomentar bahwa proyek ini memiliki kombinasi ide dan gameplay yang cerdas, memanfaatkan kesulitan kontrol untuk menciptakan tantangan. Para siswa sangat kreatif dalam memilih siput—gambar yang diasosiasikan dengan kelambatan—untuk menjadi obsesi para pemain.
Memenangkan Audience Choice Award, game pertarungan luar angkasa One Shot dicintai karena gameplay-nya yang sederhana namun menantang. "Selain alur ceritanya yang mengesankan, game ini cukup sulit untuk membuat Anda ingin bermain lagi, menciptakan hasrat untuk menaklukkan dalam diri para pemain," komentar Bapak Tran Thanh Tung, pendiri Board Game Vietnam.
Banyak proyek lain juga menunjukkan investasi yang cermat. Beberapa tim sangat dihargai karena faktor pengalaman pemain, seperti Gambler's Right Hand , Just Gimme One More Try , sementara yang lain menarik perhatian dengan grafis yang memukau, seperti Blob n Bob , Only One ... Meskipun belum memenangkan penghargaan, proyek-proyek ini masih menunjukkan potensi pengembangan, yang mencerminkan upaya dan semangat belajar tim.
Di luar lingkup final kompetisi, Games Nexus juga merupakan kesempatan bagi siswa untuk memperluas jaringan koneksi mereka dengan bisnis dan studio game.
Acara ini ditandai dengan produk-produk berkualitas tinggi, yang mencerminkan pemikiran, kemampuan belajar, dan kreativitas luar biasa para mahasiswa BUV. Khususnya, tim pemenang dengan permainan " On My Last Leg" semuanya adalah mahasiswa tahun pertama dari dua program permainan BUV.
Manajer Program Desain Game, Pemrograman, dan Grafik (BUV) David Holloway – yang memandu tim melalui proses pembuatan game – terkesan dengan kualitas proyek, terutama mengingat kerangka waktu yang ketat.
"Saya sangat terkesan dengan cara para mahasiswa menafsirkan tema tersebut. Setiap permainan memiliki gaya unik dan gameplay kreatifnya sendiri. Kolaborasi antara mahasiswa pemrograman dan grafis game juga membantu proyek-proyek tersebut memiliki kualitas visual dan presentasi yang lebih baik," ujar Profesor David Holloway.
Bapak Hai Trinh – COO GameGeek Asia – juga sangat mengapresiasi tingkat penyelesaian yang luar biasa dari produk-produk tahun ini. "Proyek-proyeknya lebih baik, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Saya sangat terkesan dengan kebaruan ide-ide yang Anda sampaikan," ujar Bapak Hai.
Sumber: https://baoquocte.vn/sinh-vien-truong-quoc-te-lam-loat-game-than-toc-chi-trong-48-gio-318817.html
Komentar (0)