
Kolaborasi antara dua merek jam tangan Swiss, Audemars Piguet (AP) dan Swatch, telah menjadi topik yang paling banyak dibicarakan di industri jam tangan selama dua minggu terakhir. Audemars Piguet telah lama terkenal dengan jam tangan Royal Oak segi delapan berlapis emas dengan dial tapisserie, salah satu desain paling terkenal di industri pembuatan jam tangan mewah. Sementara itu, Swatch adalah merek yang dikenal dengan jam tangan berkualitas tinggi dalam kisaran harga yang lebih terjangkau. Kedua merek ini menargetkan segmen pelanggan yang berbeda, namun pengumuman kemitraan mereka telah mengguncang pasar penggemar jam tangan.
Koleksi "Royal Pop", yang didasarkan pada Royal Oak legendaris, menampilkan delapan warna cerah dan dirancang dengan gaya jam saku tradisional. Dengan tali kulit panjangnya, jam ini dapat dikenakan di leher, digunakan sebagai hiasan, atau diletakkan di atas meja, menciptakan sensasi global saat dirilis. Meskipun mungkin terlihat seperti mainan plastik, "Royal Pop" adalah jam tangan mekanik asli. Jam ini menggunakan mekanisme putar manual dan memiliki penutup belakang kristal safir yang memungkinkan pengguna untuk mengagumi pergerakan mesinnya. Untuk membeli Royal Oak asli dari Audemars Piguet, Anda perlu menyiapkan setidaknya $20.000 atau lebih, jadi harga $385 hingga $420 untuk "Royal Pop" adalah harga yang sangat terjangkau.
Selain menarik perhatian para kolektor jam tangan, koleksi "Royal Pop" juga sangat diminati oleh para penggemar mode. Vogue menganalisis bahwa sementara boneka "Labubu" menghiasi tas Hermès selama dua tahun terakhir, kini trennya adalah "Royal Pop". Tren personalisasi dengan barang-barang dekoratif tetap kuat, dan tas tangan mahal yang dihiasi dengan liontin jam tangan Audemars Piguet akan menjadi simbol status yang sangat didambakan dalam waktu dekat. Di pasar jam tangan kelas atas yang semakin kompetitif dan menantang, yang ditandai oleh ketidakstabilan ekonomi dan politik global, antusiasme yang tinggi yang dihasilkan oleh koleksi Audemars Piguet x Swatch menunjukkan bahwa ide-ide unik dan tidak konvensional masih menciptakan gelombang kekaguman, baik dari segi penjualan maupun nilai merek.
Para analis percaya bahwa daya tarik "Royal Pop" berasal dari faktor-faktor berikut:
- Harga yang sangat terjangkau. Jam tangan “Royal Pop” seharga $400 menjadi “pintu gerbang” pertama menuju dunia mewah Audemars Piguet bagi konsumen yang memiliki aspirasi tinggi namun terbatas secara finansial.
- Dengan bermitra bersama Audemars Piguet, salah satu dari tiga nama terkemuka di dunia pembuatan jam tangan, Swatch telah mencapai tingkat kecanggihan baru dan menjadi hadiah yang luar biasa bagi pelanggan setianya.
- Penguatan perilaku konsumen di media sosial saat mereka memamerkan versi yang mereka miliki.
Ini bukan kali pertama Swatch menciptakan sensasi dengan kolaborasi merek. Pada tahun 2022, lini “MoonSwatch” mereka (seharga $285), yang menampilkan material biokeramik yang terinspirasi oleh Omega Speedmaster Moonwatch yang legendaris, terjual satu juta unit di tahun pertamanya dan tetap populer hingga saat ini. Data dari Google Trends menunjukkan bahwa minat pada “Royal Pop” bahkan melampaui antusiasme seputar peluncuran “MoonSwatch”. Ini adalah bukti nyata bahwa strategi “kemewahan yang terjangkau”, yang menggabungkan prestise merek kelas atas dengan harga yang terjangkau, menjadi formula kompetitif yang ampuh di industri barang mewah saat ini.
Menurut Nhandan.vn
Sumber: https://baoangiang.com.vn/suc-hut-cua-royal-pop--a487540.html







Komentar (0)