"Rekan-rekan Ibu Kota!" adalah seruan yang tak asing lagi selama perang perlawanan melawan kolonialisme Prancis di Hanoi. Selama hampir satu abad di bawah kuk kolonialisme Prancis, terutama sejak kepemimpinan Partai Komunis Vietnam , banyak perjuangan rakyat berlangsung dengan penuh semangat, yang menciptakan landasan bagi pemberontakan-pemberontakan berikutnya.
Ketua Komite Rakyat Distrik Hoan Kiem Pham Tuan Long memberikan pidato pada upacara pembukaan pameran.
Pemberontakan umum Agustus 1945, yang dilakukan oleh 200.000 orang di dalam dan luar Hanoi , mencapai kemenangan gemilang. Sejak saat itu, pemerintahan di Hanoi berada di tangan rakyat, menyambut Deklarasi Kemerdekaan pada 2 September.
Asap perang terus menyelimuti jalanan Hanoi sejak akhir tahun 1946, ketika penjajah Prancis kembali menginvasi negara kita. Menanggapi seruan Presiden Ho untuk perlawanan nasional, seluruh tentara dan rakyat Hanoi bertempur dengan gigih, bertekad mengorbankan segalanya demi ibu kota tercinta.
Direktur Departemen Arsip dan Catatan Negara Dang Thanh Tung berbagi pada upacara pembukaan pameran.
Setelah bertahun-tahun perlawanan sengit, rakyat ibu kota dengan gembira menyambut pasukan pemenang yang berbaris untuk membebaskan Hanoi. Bendera merah dengan bintang kuning berkibar di Menara Bendera Hanoi, mengakhiri perjalanan yang penuh kesulitan dan pengorbanan, namun tetap heroik dan mulia. Ibu kota Hanoi bersinar dengan cahaya perdamaian , kemerdekaan, dan kebebasan di bulan Oktober 1954.
Berbicara pada upacara pembukaan, Ketua Komite Rakyat Distrik Hoan Kiem, Pham Tuan Long, mengatakan, "Pameran "Hai Rakyat Ibukota!" merupakan kegiatan yang bermakna dalam rangkaian kegiatan untuk merayakan peringatan 70 tahun Hari Pembebasan Ibu Kota (10 Oktober 1954 - 10 Oktober 2024) Distrik Hoan Kiem khususnya dan Ibu Kota Hanoi pada umumnya. Pameran ini diselenggarakan secara daring, memanfaatkan teknologi digital, yang menunjukkan dinamisme dan inovasi Ibu Kota setiap harinya, sekaligus melestarikan ciri khas tradisional melalui setiap foto dokumenter berharga yang ditampilkan.
Delegasi pada upacara pembukaan pameran
"Melalui pameran ini, saya berharap masyarakat, terutama generasi muda, dapat lebih memahami makna sejarah dan tradisi perjuangan revolusioner bangsa kita yang gigih dan tak kenal lelah," ujar Bapak Pham Tuan Long.
Dalam sambutannya pada upacara pembukaan, Direktur Departemen Arsip dan Catatan Negara, Dang Thanh Tung, mengatakan, "Peluncuran pameran daring 3D bertema perjuangan revolusioner menuju peringatan 70 tahun Pembebasan Ibu Kota merupakan karya yang sangat bermakna bagi masyarakat Ibu Kota khususnya dan masyarakat seluruh negeri pada umumnya, terutama di tengah revolusi transformasi digital yang pesat saat ini. Pameran ini akan memberikan informasi bermanfaat tentang sejarah Ibu Kota Hanoi - tanah yang menyimpan ribuan tahun budaya, pahlawan, dan perdamaian dalam arus sejarah Vietnam, sehingga berkontribusi dalam memupuk semangat patriotisme dan kebanggaan masyarakat Hanoi, sekaligus mendorong perkembangan industri budaya di Ibu Kota."
Pameran daring ini memungkinkan pengunjung untuk merasakan Hanoi selama perang perlawanan melawan kolonialisme Prancis kapan saja, di mana saja.
"Saya berharap pameran ini akan menarik, memikat publik, memberikan dampak positif, bersifat edukatif, dan akan menyebar luas di masyarakat. Saya berharap kedua unit akan terus bekerja sama untuk melaksanakan kegiatan yang lebih bermakna, sekaligus terus menyebarluaskan pameran ini kepada publik, terutama generasi muda, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk belajar tentang sejarah dari perspektif yang realistis melalui dokumen-dokumen arsip," ujar Bapak Dang Thanh Tung.
Pameran yang bertajuk "Yang Terhormat Rakyat Ibukota!", akan memperkenalkan kepada publik dokumen arsip ibu kota dan ilustrasi perjuangan melawan kolonialisme Prancis oleh tentara dan rakyat Hanoi dari akhir abad ke-19 hingga 1954, yang banyak di antaranya diterbitkan untuk pertama kalinya.
Kebakaran di Hanoi, asap memenuhi langit
Dalam format 3D, pameran daring ini memungkinkan pengunjung untuk menikmati Hanoi selama perang perlawanan melawan kolonialisme Prancis kapan pun dan di mana pun. Dokumen dan gambar pameran akan ditampilkan dalam ruang 3D dari Benteng Hanoi hingga Pasar Dong Xuan, melewati Kawasan Kota Tua dan Alun-alun Gedung Opera hingga Istana Bac Bo. Pameran ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
Ruang Hanoi berdiri
Bagian 1: "Hanoi terbakar, asap dan api memenuhi langit" memperkenalkan dokumen visual tentang tahap awal invasi kolonial Prancis ke Hanoi.
Bagian 2: "Hanoi Berdiri" memperkenalkan dokumen dan gambar tentang perjuangan revolusioner di Hanoi dari tahun 1930 hingga 1954.
Ruang "Hanoi, hari kemenangan"
Bagian 3: "Hanoi pada hari kemenangan" memperkenalkan dokumen dan gambar hari pembebasan, lagu kemenangan bergema selamanya.
Gambaran hari pembebasan tanggal 10 Oktober 1954 terekam jelas dengan gambar bendera merah dengan bintang kuning berkibar di Menara Bendera Hanoi. Rakyat seluruh negeri dan rakyat ibu kota sangat gembira menyambut pembebasan Hanoi.
[iklan_2]
Sumber: https://toquoc.vn/tai-hien-song-dong-lich-su-huy-hoang-cua-thu-do-ha-noi-qua-trien-lam-3d-20240920164649768.htm
Komentar (0)