Musim pengeringan kolam di daerah air tawar Ca Mau biasanya terbagi menjadi dua fase, sebelum dan sesudah Tet (Tahun Baru Imlek). Sebelum Tet, ketika masih banyak air di kolam besar, kanal, dan parit, para petani sering menggunakan jaring (juga dikenal sebagai perangkap kolam) untuk menangkap ikan terlebih dahulu untuk hidangan Tet. Setelah Tet, selama musim kering, ketika air surut dan ikan berkumpul di kolam, orang-orang menggunakan mesin untuk mengeringkan air dari kolam dan kemudian bersama-sama mengarungi lumpur untuk menangkap ikan.

Setiap kali kolam dikeringkan, para tetangga biasanya berkumpul untuk menangkap ikan. Pengeringan kolam biasanya dilakukan saat subuh, dan untuk kolam yang besar, penduduk desa memasang mesin pengering dari sore hingga pagi hari untuk menangkap cukup ikan untuk dijual kepada pedagang.

Menangkap ikan dengan burung merak.
Setelah mengeringkan kolam, penduduk desa membawa ikan-ikan itu pulang untuk dijual kepada pedagang.

Ikan-ikan di kolam air tawar Ca Mau biasanya adalah ikan gabus, ikan lele, nila, ikan mas, dan terutama spesies langka ikan berkulit tebal.