
Pameran ini diselenggarakan oleh Komite Kebudayaan Pusat Asosiasi Buddha Vietnam, dengan partisipasi kelompok seniman Buddha Mac Huong dan seniman dari Pusat Seni Rupa UNESCO Hanoi.
Lebih dari sekadar ruang seni yang kaya akan emosi, "Early Summer Lotus IX" juga dipandang sebagai perjalanan kembali menuju kesadaran, ketenangan, dan keindahan jiwa melalui citra bunga lotus - simbol suci dalam Buddhisme. Pameran tahun ini menyatukan jumlah seniman dan karya terbanyak yang pernah ada, dengan 58 karya dari 36 pelukis.
Karya-karya tersebut menampilkan beragam material dan gaya, mulai dari pernis, cat minyak, lukisan sutra hingga lukisan tinta; dari realisme hingga abstraksi, simultanitas hingga transformasi bebas. Setiap karya merupakan interpretasi unik dari bunga teratai dan filsafat Buddha, yang mencerminkan perjalanan kontemplasi batin sang seniman. Meskipun diekspresikan melalui berbagai bahasa artistik, karya-karya tersebut memiliki benang merah yang sama: kerinduan akan cahaya ajaran Buddha.

Lebih dari sekadar memamerkan karya seni rupa, "Early Summer Lotus IX" membuka ruang artistik yang kaya akan kualitas meditatif, di mana para pengunjung dapat sejenak mengesampingkan hiruk pikuk kehidupan sehari-hari untuk menemukan kedamaian dan ketenangan dalam jiwa mereka. Dari sana, pameran ini menjadi jembatan yang menghubungkan seni, membawa pengunjung lebih dekat pada keindahan kesadaran dan semangat humanistik Buddhisme.
Menurut Yang Mulia Thich Minh Hien, Wakil Ketua Komite Tetap Komite Kebudayaan Pusat Asosiasi Buddhis Vietnam, pikiran manusia adalah seniman yang paling berbakat, bukan melukis dengan kuas di atas kertas sutra atau kanvas, tetapi dengan pikiran, emosi, dan karma untuk menciptakan berbagai bentuk dunia . Dari perspektif seorang seniman Buddhis, melukis bukan hanya tentang menciptakan keindahan tetapi juga sarana introspeksi, menyampaikan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan.

Para pengunjung pameran dapat mengapresiasi keindahan murni dalam karya "Sembilan Naga Memandikan Buddha" karya Yang Mulia Thich Tu Quang; kedalaman mistis dalam "Enam Tara" karya seniman Nguyen Thi Nhan; atau semangat yang luas dalam "Kuda Surgawi Huong Son" karya seniman Nguyen Duc Quang. Banyak karya lain seperti "Pencerahan Universal," "Satu Pikiran Bodhi," "Hati Teratai," "Pencerahan Agung," "Dharma yang Menakjubkan," atau patung "Kolam Teratai" juga menghadirkan nuansa uniknya sendiri, menciptakan ruang artistik yang kaya akan perenungan mendalam.

Di luar nilai estetiknya, "Early Summer Lotus IX" juga menunjukkan peran seni dalam mendekatkan semangat Buddhisme kepada khalayak kontemporer. Lukisan dan patung menjadi sarana untuk menghubungkan emosi, kedalaman budaya, dan semangat humanistik, sehingga setiap karya bukan hanya sebuah lukisan tetapi juga sebuah perjalanan kontemplasi dan pencerahan.
Pameran seni Buddha "Teratai Awal Musim Panas IX" dibuka untuk umum hingga 31 Mei di Art Space, Jalan Yet Kieu 42, Hanoi.
Sumber: https://hanoimoi.vn/trien-lam-my-thuat-sen-dau-ha-ix-nhan-le-phat-dan-972161.html








Komentar (0)