Setelah lebih dari 2 hari penerimaan dan pemantauan, pihak berwenang memastikan bahwa kura-kura tersebut benar-benar sehat dan mampu mencari makan sendiri, sehingga mereka melepaskannya kembali ke habitat aslinya di Kawasan Konservasi Spesies Hias Trap Kso (Komune Krong Nang). Segera setelah dilepaskan, kura-kura gunung emas tersebut dengan cepat berintegrasi dan beradaptasi dengan kondisi alam.
Masyarakat dan penjaga hutan melepaskan kura-kura gunung emas kembali ke alam liar. |
Kura-kura Gunung Emas memiliki berat 1,5 kg, nama ilmiahnya Indotestudo elongata, dan termasuk dalam kelompok IIB, daftar tumbuhan dan satwa hutan yang terancam punah dan langka. Kura-kura ini merupakan spesies kura-kura bernilai biologis tinggi yang saat ini terancam punah di alam liar akibat perburuan dan perdagangan ilegal.
Sebelumnya, pada tanggal 19 Agustus, Kura-Kura Gunung Emas diterima oleh Komite Rakyat Kelurahan Pong Drang dan Departemen Perlindungan Hutan Daerah Ea H'leo dari Bapak Nguyen Ngoc Nam (lahir tahun 1989), yang tinggal di Kelurahan Buon Ho, saat ia sedang bekerja di ladang di Desa 3, Kelurahan Pong Drang.
Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Pong Drang Nguyen Ngoc Dac menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada masyarakat. |
Sebagai bentuk pengakuan atas tindakan praktisnya, Komite Rakyat komunitas Pong Drang memberikan sertifikat penghargaan kepada Tn. Nguyen Ngoc Nam atas prestasinya dalam melindungi satwa liar di komunitas tersebut.
Penerimaan dan pelepasan kembali penyu emas ke hutan tidak hanya menunjukkan rasa tanggung jawab masyarakat, pemerintah daerah, dan sektor kehutanan, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap pemeliharaan keanekaragaman hayati dan perlindungan sumber daya genetik langka di alam Dak Lak .
Sumber: https://baodaklak.vn/kinh-te/202508/tha-dong-vat-quy-hiem-ve-moi-truong-tu-nhien-04f1305/
Komentar (0)