Pagoda Chan Tien yang terletak di desa Yen Diem, kecamatan Thinh Loc (Loc Ha, Ha Tinh) bukan hanya tempat dengan pemandangan indah tetapi juga tempat untuk mendidik generasi muda tentang tradisi.
Pagoda Chan Tien terletak di Gunung Am Tien (salah satu dari 99 gunung di jajaran Hong Linh), di tengah hutan pinus yang sejuk, dengan pemandangan yang puitis dan megah.
Pagoda ini dibangun pada masa Dinasti Tran (abad ke-13). Meskipun dibangun sejak lama dan telah mengalami banyak renovasi, pagoda ini masih mempertahankan kekhidmatan dan keantikannya dengan ciri khas arsitektur Dinasti Tran.
Tak hanya menjadi peninggalan terkenal dari tanah Loc Ha, Pagoda Chan Tien juga merupakan peninggalan sejarah revolusioner, sebuah bukti sejarah heroik para leluhur kita. Menurut dokumen sejarah, Pagoda Chan Tien pernah menjadi basis pelatihan bagi para pemberontak gerakan Can Vuong dan juga tempat berkumpulnya para cendekiawan Konfusianisme yang memprotes pajak di wilayah Tengah.
Khususnya, Pagoda Chan Tien juga merupakan tempat berdirinya Sel Partai Yen Diem pada 25 April 1930. Di tempat ini juga terdapat pertemuan untuk membahas rencana melawan perang imperialis (29 Juli 1930), mendukung Revolusi Oktober Rusia, dan menjalankan perjuangan baru Komite Partai Distrik Can Loc (5 November 1930). Selain itu, Pagoda Chan Tien juga merupakan tempat persembunyian, tempat pencetakan dan penyebaran selebaran bagi para prajurit revolusioner.
Rumah Tam Bao memuja Buddha. Rumah pemujaan Buddha ini memiliki arsitektur yang terdiri dari 3 ruangan beratap genteng yin-yang, 4 pilar, dan dinding di 3 sisinya.
Pagoda Chan Tien masih menyimpan sejumlah artefak keagamaan langka yang berasal dari ratusan tahun yang lalu.
Kuil Dewi Ibu terletak di sebelah kanan aula utama, dihiasi dengan pola dan motif yang canggih seperti naga, bulan, bunga, dan daun...
Kelahiran Pagoda Chan Tien dikaitkan dengan kisah-kisah misterius tentang legenda peri yang turun ke bumi yang telah diwariskan oleh masyarakat sejak zaman dahulu.
Setiap tahun, pada hari ke-3 bulan ke-3 kalender lunar, ribuan biksu, biksuni, umat Buddha, dan wisatawan kembali ke pagoda untuk berpartisipasi dalam Festival Pagoda Chan Tien. Festival ini merupakan kegiatan spiritual dan budaya yang tak terpisahkan dalam kehidupan spiritual masyarakat Thinh Loc khususnya dan Ha Tinh pada umumnya.
Ketika datang ke Pagoda Chan Tien, jika Anda pergi ke keempat arah, pengunjung akan menikmati banyak pemandangan indah dan peninggalan yang terkait dengan mitos dan legenda seperti jejak kaki peri, papan catur peri, fondasi Son Tinh...
Di sebelah Pagoda Chan Tien terdapat sebuah batu istimewa. Konon, batu ini merupakan jejak kaki seorang peri setelah turun ke bumi untuk berkelana.
Untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan mempelajari pagoda, Dewan Manajemen Pagoda Chan Tien telah membuat kode QR untuk mencari informasi.
Dengan nilai sejarah, budaya, dan seni yang luar biasa, Pagoda Chan Tien diakui sebagai peninggalan sejarah dan budaya nasional oleh Kementerian Kebudayaan dan Olahraga pada tahun 1992.
Pagoda Chan Tien adalah salah satu pagoda kuno yang indah dan sakral, dihormati dan dilestarikan oleh penduduk lokal maupun wisatawan. Pagoda ini tidak hanya melestarikan nilai-nilai budaya dan seni, tetapi juga merupakan "alamat merah" untuk mendidik generasi muda tentang asal-usul sejarahnya.
Tuan Le Doan Khanh
Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Thinh Loc
Duc Quan
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)