Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Pada bulan November, aku mengingatnya.

Bulan November telah tiba kembali, membawa serta hawa dingin akhir tahun. Pergantian musim seolah menyentuh kenangan, membangkitkan kerinduan akan masa lalu dalam diri setiap orang. Di tengah hari-hari melankolis ini, aku teringat sekolah lamaku, dan para guru – orang tua keduaku – yang dengan sabar membimbingku saat aku tumbuh dewasa.

Báo Đồng NaiBáo Đồng Nai18/11/2025

Setiap orang memiliki kenangan masing-masing tentang guru mereka. Kenangan itu bisa berupa dedikasi mereka dalam pelajaran, tatapan bangga di mata mereka ketika kita mencapai hasil yang baik, senyum yang menyemangati ketika kita tersandung, atau terkadang teguran tegas yang membantu kita berkembang. Bagi saya, kenangan istimewa itu adalah pertama kalinya saya mendapat nilai 9 dalam Matematika – nilai yang sebelumnya saya pikir tidak akan pernah saya raih.

Setelah menyelesaikan kelas 10 di kampung halaman saya, saya pindah bersama keluarga ke Selatan dan melanjutkan studi di kelas 11 dan 12 di sebuah sekolah di kota tersebut. Lingkungan baru, guru baru, teman baru… semuanya membuat saya cemas. Tetapi yang paling membebani pikiran saya adalah mata pelajaran sains, terutama Matematika – mata pelajaran yang hampir tidak saya kuasai, tidak tahu harus mulai dari mana. Kemudian, keberuntungan tersenyum pada saya ketika saya bertemu dengan Ibu Thao.

Tahun saya masuk sekolah juga bertepatan dengan tahun kelulusannya, dan dia ditugaskan mengajar Matematika di sekolah itu, termasuk kelas A8 kelas 11 saya. Banyak orang mengira bahwa seorang guru muda akan mudah patah semangat menghadapi kenakalan kelas kami. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Dia membawa ke kelas bukan hanya pengetahuan yang solid tetapi juga antusiasme, ketelitian, dan sikap profesional yang memikat seluruh kelas. Selama pelajaran Matematika, seluruh kelas mendengarkan dengan saksama – bahkan siswa yang biasanya nakal pun menjadi lebih fokus.

Aku belum pernah merasa matematika begitu menarik. Sebelumnya, kelas matematika adalah mimpi buruk karena aku tidak mengerti apa pun, tetapi sekarang, aku benar-benar terpikat oleh kuliahnya. Aku mulai menghafal teorema, definisi, dan mempelajari rumus-rumus khusus – hal-hal yang sebelumnya kupikir tidak akan bisa kupahami. Berkat gaya mengajarnya, masalah yang tampaknya mustahil tiba-tiba menjadi jelas. Dan kemudian, sesuatu yang paling tidak kusangka terjadi: aku menyelesaikan soal geometri spasial dan mendapat nilai 9 poin dalam matematika.

Bagi banyak orang, nilai itu bukanlah masalah besar. Tetapi bagi saya – seseorang yang dulu selalu ketakutan setiap kali masuk kelas matematika – itu adalah titik balik. Ujian itu menjadi sumber motivasi yang besar, membantu saya secara bertahap mengatasi rasa tidak aman saya. Saya menyadari bahwa dengan bimbingan yang tepat dan kerja keras yang lebih, kita benar-benar dapat menaklukkan hal-hal yang dulu kita anggap mustahil. Saya menjadi lebih percaya diri, tidak hanya dalam studi saya tetapi juga dalam pilihan masa depan saya. Hingga hari ini, ajaran, berbagi, dan dorongan semangatnya telah menjadi aset tak ternilai yang telah menemani saya sepanjang hidup saya.

Bulan November ini, saat angin dingin pertama tiba, aku mengenangnya – sosok yang mengubah seluruh kehidupan sekolahku. Ia tak lagi mengajar, tetapi jejak yang ditinggalkannya tak akan pernah pudar. Di saat-saat istimewa ini, aku hanya bisa mengungkapkan rasa terima kasihku yang tulus: terima kasih karena telah percaya padaku, karena telah mengangkatku ketika kupikir aku tak sanggup melanjutkan lagi. Semoga ia selalu menemukan kedamaian dan kebahagiaan di jalan yang telah dipilihnya.

Huyen Minh

Sumber: https://baodongnai.com.vn/van-hoa/dieu-gian-di/202511/thang-11-toi-nho-ve-co-32211df/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Sederhana dalam kehidupan sehari-hari

Sederhana dalam kehidupan sehari-hari

Van Anh

Van Anh

Tenang

Tenang