![]() |
Para anggota Serikat Pemuda Surat Kabar, Radio, dan Televisi Hue menyiapkan "Makanan Sukarela" untuk orang-orang yang kurang beruntung. Foto: MN |
Bagi kaum muda Hue, bulan Maret bukan hanya kesempatan untuk membangkitkan cita-cita dan antusiasme, tetapi juga untuk menegaskan peran mereka dalam masyarakat. Melihat kembali halaman-halaman sejarah yang gemilang, kita melihat bahwa generasi muda Hue selalu berada di garis depan gerakan-gerakan besar, mempelopori dan menciptakan sejarah.
Gerakan perjuangan perkotaan Hue sebelum tahun 1975, yang terbentuk setelah Kesepakatan Jenewa, berawal dari tuntutan perdamaian dan implementasi Kesepakatan Jenewa oleh para intelektual dan mahasiswa patriotik di Hue seperti Profesor Ton That Duong Ky, insinyur Nguyen Huu Dinh, Profesor Cao Xuan Lu, Profesor Ton That Duong Tien, dan tokoh-tokoh terkemuka lainnya seperti Vo Dinh Cuong, Doan Van Long, dan Le Quang Vinh. Gerakan ini dengan cepat menyebar di kalangan intelektual, tokoh agama, pengusaha, mahasiswa, dan pedagang kecil, melancarkan aksi mogok, demonstrasi jalanan, malam tanpa tidur, dan bahkan bernyanyi untuk rakyat. Gerakan ini mencakup gerakan yang menuntut implementasi Kesepakatan Jenewa dan Perjanjian Paris, serta bantuan bencana kelaparan dan gerakan yang menuntut kondisi hidup yang lebih baik dan demokrasi. Gerakan perkotaan Hue menciptakan peristiwa-peristiwa luar biasa dengan ciri khas yang berbeda, memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan perang perlawanan melawan AS.
Saat ini, setiap bulan Maret, mereka yang berpartisipasi dalam gerakan perjuangan perkotaan di Vietnam Selatan sebelum tahun 1975 secara umum, dan gerakan perjuangan perkotaan Hue secara khusus (sering disebut sebagai "aktivis gerakan") berkumpul untuk mengenang tradisi mereka, mengingat masa muda mereka yang heroik, memperingati mereka yang telah berkorban, berbagi keprihatinan mereka tentang situasi saat ini, dan mengingatkan diri mereka sendiri untuk hidup dengan layak bagi mereka yang telah meninggal dan cinta serta dukungan yang telah diberikan rakyat kepada mereka.
Saat ini, mengikuti jejak generasi sebelumnya, kaum muda Hue masih dengan antusias melanjutkan kisah kesukarelawanan dengan berbagai model dan kelompok, terlibat dalam ratusan kegiatan sukarela untuk lingkungan, donor darah, dan program untuk mendukung siswa miskin. Kaum muda Hue telah dan sedang menulis kisah-kisah indah tentang kepedulian.
Sebagai contoh, di tengah suasana meriah perayaan 26 Maret, Nguyen Minh Quan, seorang mahasiswa di Universitas Sains Hue, memulai program "Minggu Hijau" di distrik Thuy Xuan, mengajak ratusan anggota serikat pemuda dan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam membersihkan tepian Sungai Perfume. Tidak hanya fokus pada pembersihan lingkungan, Quan juga berkolaborasi dengan sekelompok anak muda untuk mengembangkan model "tempat sampah daur ulang pintar", yang turut menyebarkan pesan tentang pentingnya melindungi warisan dan lanskap Hue.
Kisah Quân adalah bukti semangat perintis dan kreatif kaum muda Hue: melestarikan keindahan tradisional sambil memadukannya dengan sentuhan modern. Di bulan Maret, berkat individu seperti Quân, Hue tidak hanya semarak dengan bunga-bunga tetapi juga bersinar dengan keyakinan dan aspirasi generasi muda...
Sumber: https://huengaynay.vn/chinh-polit-xa-hoi/thang-ba-with-nguoi-tre-hue-164043.html







Komentar (0)