Setelah kecelakaan tak terduga itu, wanita berusia 39 tahun itu dibawa ke rumah sakit setempat untuk perawatan darurat dengan luka serius di dada, pinggang, dan kedua tumitnya.
Di Unit Gawat Darurat, dokter memeriksa pasien dan meminta CT scan. Hasilnya menunjukkan pasien mengalami fraktur tulang belakang L1, fraktur prosesus transversus L1 kanan, fraktur L2 kiri, dan fraktur tumit kedua kaki.
Tim medis memutuskan bahwa ini adalah cedera serius. Tanpa intervensi tepat waktu, pasien berisiko mengalami ketidakstabilan tulang belakang, cedera sumsum tulang belakang yang menyebabkan kelumpuhan anggota tubuh bagian bawah, serta gangguan gerak dan buang air kecil.

Dokter melakukan operasi pada pasien (Foto: Rumah Sakit).
Setelah konsultasi darurat, dokter memerintahkan operasi minimal invasif untuk memasukkan sekrup melalui tulang belakang lumbar wanita tersebut. Operasi tersebut dilakukan oleh spesialis Dr. Ho Hoai Hung, Kepala Departemen Bedah Saraf, berkoordinasi dengan tim Departemen Anestesi dan Resusitasi, dan berlangsung selama lebih dari 1 jam.
Setelah itu, pasien melanjutkan operasi yang dilakukan oleh tim Trauma Ortopedi untuk menggabungkan kedua tulang kalkaneus. Setelah 1 hari operasi, pasien sudah sadar, rasa sakitnya jauh berkurang, dan dapat bergerak dengan ringan. Pada hari ke-7, kondisi pasien stabil, tanpa tanda-tanda infeksi atau komplikasi.
Saat ini, pasien sedang menerima instruksi terapi fisik untuk segera memulihkan mobilitas dan kembali ke aktivitas normal.

Pasien berangsur pulih setelah operasi. (Foto: Rumah Sakit).
Dr. Ho Hoai Hung mengatakan bahwa ini adalah kasus cedera tulang belakang yang umum terjadi akibat kecelakaan rumah tangga yang serius. Untungnya, cedera tersebut belum sepenuhnya menekan sumsum tulang belakang, sehingga jika operasi dilakukan segera, pemulihan pasien sangat menjanjikan.
Dokter memperingatkan bahwa kecelakaan di tempat kerja, dalam kehidupan sehari-hari, saat berolahraga , atau di jalan raya dapat menyebabkan cedera tulang belakang yang serius, yang dapat berakibat fatal seumur hidup. Oleh karena itu, setiap orang perlu berhati-hati saat bergerak dan bekerja, serta perlu dilengkapi dengan alat pelindung diri yang lengkap saat bekerja.
Ketika kecelakaan terjadi, deteksi dini dan perawatan yang tepat adalah kuncinya.
Sumber: https://dantri.com.vn/suc-khoe/thang-may-dut-cap-roi-thang-xuong-dat-mot-phu-nu-gay-cot-song-nang-ne-20250716203029945.htm
Komentar (0)