Kartu identitas terintegrasi DNA merupakan inovasi teknologi di mana informasi genetik seseorang dikodekan dan disimpan secara digital pada kartu identitas. DNA, yang unik untuk setiap individu, dapat memberikan metode identifikasi yang sangat akurat, jauh melampaui metode identifikasi tradisional seperti sidik jari atau gambar wajah.
Keputusan 70/2024/ND-CP merinci sejumlah pasal dan langkah-langkah untuk menerapkan Undang-Undang Identifikasi 2023, yang berlaku mulai 1 Juli. Keputusan ini dengan jelas menyatakan cara pengumpulan dan pemutakhiran informasi biometrik DNA dan suara ke dalam basis data identifikasi. Berdasarkan Undang-Undang Identifikasi No. 26/2023/QH15, informasi biometrik DNA dikumpulkan ketika seseorang secara sukarela memberikannya saat melakukan prosedur identifikasi.
Kartu identitas yang terintegrasi dengan DNA merupakan sebuah inovasi teknologi.
Menurut Pusat Data Kependudukan Nasional, petunjuk bagi warga negara untuk menggunakan layanan pengujian gen identifikasi warga negara meliputi 4 langkah:
Langkah 1: Daftar dan pergi ke titik pengambilan sampel: Warga menghubungi hotline GeneStory 1800888680 untuk petunjuk prosedural dan koordinasi ke titik pengambilan sampel terdekat.
Langkah 2: Verifikasi informasi: Di titik pengambilan sampel, verifikasi warga negara yang memiliki kartu identitas berchip.
Langkah 3: Teknisi/perawat mengambil sampel. Sampel disegel dan dibawa ke laboratorium GeneStory untuk dianalisis.
Langkah 4: Kirimkan hasil kepada warga dalam 7 hari kerja. Setelah menerima hasil, warga dapat dengan mudah meminta integrasi informasi biometrik DNA ke dalam basis data KTP di instansi pengelola KTP.
Bagi warga negara yang telah menjalani tes identifikasi DNA di instansi dan organisasi yang dijamin akan diumumkan oleh badan pengelola identifikasi Kementerian Keamanan Publik , warga negara hanya perlu memberikan informasi terkait permohonan integrasi kepada badan pengelola identifikasi. Setelah itu, petugas penerima akan menerima permohonan integrasi informasi DNA.
Diketahui bahwa GeneStory adalah perusahaan penyedia layanan decoding gen komprehensif, yang didirikan oleh Vingroup Corporation, yang merupakan unit yang diumumkan oleh badan manajemen identifikasi Kementerian Keamanan Publik dalam daftar badan dan organisasi yang memenuhi persyaratan untuk mentransfer data informasi DNA ke Basis Data Identifikasi saat diminta oleh warga negara.
Ada banyak manfaat mengintegrasikan DNA ke dalam kartu identitas yang mungkin belum diketahui orang, khususnya:
Keamanan Meningkat: Dengan informasi DNA, pemalsuan kartu identitas menjadi hampir mustahil. Hal ini meningkatkan keamanan dalam transaksi keuangan dan prosedur hukum.
Verifikasi identitas yang akurat: DNA menyediakan metode identifikasi yang hampir sangat akurat, membantu pihak berwenang mengelola populasi dan mengendalikan perbatasan secara lebih efektif.
Aplikasi Medis : Data DNA terintegrasi juga dapat membantu dalam keadaan darurat medis, memungkinkan identifikasi cepat orang yang membutuhkan bantuan dan menyediakan informasi medis penting.
Selain manfaatnya, integrasi DNA ke dalam kartu identitas juga menimbulkan tantangan signifikan dalam hal privasi dan keamanan data. Negara-negara perlu membangun kerangka hukum yang kuat dan transparan untuk memastikan bahwa informasi pribadi dilindungi dengan baik dan tidak disalahgunakan.
KTP terintegrasi DNA dapat dilihat sebagai langkah maju yang besar dalam pengelolaan informasi pribadi dan keamanan nasional. Namun, untuk menerapkannya secara efektif, diperlukan kerja sama yang erat antara otoritas, ilmuwan, dan masyarakat untuk menjamin keselamatan dan hak setiap individu.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/the-can-cuoc-tich-hop-adn-the-nao-ar903322.html
Komentar (0)