Kinhtedothi - Hari ini, penerbangan carter terjadwal dengan 375 kursi (termasuk 12 kursi kelas bisnis), yang diselenggarakan oleh grup pariwisata Crystal Bay, berangkat dari ibu kota Astana, Kazakhstan dan mendarat dengan selamat di Phu Quoc - pulau mutiara Vietnam.
Ini adalah penerbangan perdana Crystal Bay musim dingin ini, membuka perjalanan untuk membawa wisatawan Asia Tengah ke negeri tropis ini. Program penerbangan ini tidak hanya membantu wisatawan dari Astana, Almaty, Tashkent (Uzbekistan), dan Kirgistan menjelajahi keindahan alam Phu Quoc dengan mudah, tetapi juga berkontribusi dalam menghubungkan budaya antarwilayah yang berjarak ribuan kilometer.
Phu Quoc - surga tropis Vietnam
Phu Quoc, pulau terbesar di Vietnam, telah lama menjadi destinasi ideal bagi mereka yang ingin menikmati alam murni dan laut biru. Terletak di barat daya, pulau mutiara ini dikelilingi oleh Laut Timur, terkenal dengan pantai pasir putihnya yang panjang, air biru jernih, dan ekosistem yang beragam. Di sini, pengunjung dapat menjelajahi hutan purba yang luas atau menyelam untuk mengagumi terumbu karang yang berwarna-warni.
Selain keindahan alamnya, Phu Quoc juga merupakan negeri yang kaya akan sejarah dan budaya. Dahulu merupakan persinggahan penting di jalur perdagangan laut Asia Tenggara, Phu Quoc dikaitkan dengan beragam budaya, mulai dari Vietnam hingga Tiongkok. Festival tradisional dan kegiatan budaya khas masih diselenggarakan secara rutin, memberikan pengunjung kesempatan untuk merasakan kehidupan dan budaya lokal secara autentik.
Kazakhstan - Tanah stepa dan pegunungan megah
Kazakhstan, negara terluas kesembilan di dunia , terkenal dengan padang rumputnya yang luas dan pegunungannya yang megah. Berbatasan dengan Rusia, Tiongkok, Kirgistan, Uzbekistan, dan Turkmenistan, Kazakhstan memiliki posisi geografis yang strategis, menghubungkan Asia dengan Eropa. Dari ibu kota modern Astana hingga kota besar Almaty, negara ini menawarkan beragam lanskap alam, mulai dari Pegunungan Altai yang berselimut salju hingga padang rumput yang tak berujung.
Masyarakat Kazakh bangga akan sejarah panjang dan budaya nomaden kuno mereka, di mana berkuda dan berburu elang—simbol kekuatan dan semangat Kazakh—merupakan warisan yang berharga. Terlepas dari banyaknya peristiwa bersejarah, Kazakhstan tetap mempertahankan identitas budaya tradisionalnya sembari berkembang secara modern dengan karya arsitektur yang unik dan kota-kota yang semarak.
Alam dan budaya Kazakhstan yang unik
Alam Kazakhstan merupakan perpaduan harmonis antara pegunungan, danau, dan gurun yang luas. Tempat-tempat seperti Danau Balkhash, Danau Issyk, dan Taman Nasional Altyn Emel merupakan destinasi ideal bagi mereka yang gemar menjelajahi alam. Khususnya, Taman Nasional Charyn dengan ngarai yang dalam dan pilar-pilar batu yang megah diibaratkan seperti Grand Canyon di Amerika Serikat.
Kekayaan budaya Kazakhstan, dengan festival tradisional, musik rakyat, dan hidangan khas seperti Beshbarmak (daging kuda yang dimasak dengan mi) dan Kymyz (susu kuda fermentasi), meninggalkan kesan yang mendalam bagi para pengunjung. Festival berkuda tradisional dan berburu elang juga menunjukkan kebanggaan dan persatuan masyarakat di sini.
Perjalanan yang menghubungkan Phu Quoc dan Kazakhstan - Persimpangan dua budaya
Program penerbangan Crystal Bay tidak hanya membawa wisatawan Kazakhstan ke Phu Quoc, tetapi juga membuka perjalanan koneksi budaya. Melalui penerbangan reguler, wisatawan dari Asia Tengah dapat menjelajahi pemandangan alam, budaya, dan kuliner Phu Quoc, sementara wisatawan Vietnam juga dapat merasakan budaya unik Kazakhstan, Uzbekistan, dan Kirgistan.
Setiap penerbangan tak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga jembatan budaya antara kedua negeri. Mulai dari festival tradisional, hidangan khas, hingga lanskap alam, Phu Quoc dan Kazakhstan memiliki daya tarik tersendiri yang mempererat hubungan kedua budaya, menciptakan pertukaran yang tak terlupakan bagi wisatawan dan masyarakat lokal.
Penerbangan Crystal Bay dari Kazakhstan ke Phu Quoc bukan hanya sebuah langkah maju dalam industri pariwisata, tetapi juga sebuah perjalanan hubungan budaya yang menghadirkan pengalaman unik. Setiap penerbangan merupakan kesempatan bagi masyarakat kedua negara untuk saling memahami lebih baik dan menikmati kekayaan budaya masing-masing. Ini merupakan langkah penting yang membantu mendekatkan Phu Quoc dengan wisatawan internasional dan membuka pintu penemuan antara Asia Tengah dan Vietnam.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/thien-duong-nhet-doi-phu-quoc-don-them-nhieu-chuyen-bay-quoc-te-moi.html
Komentar (0)