Menurut pilot dan ahli penerbangan, bahaya ini hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu selama penerbangan, terutama saat lepas landas dan mendarat.
"Beberapa dari kita yang selalu diberi tahu bahwa 'terbang adalah cara teraman untuk bepergian,' sebenarnya sedang merasa takut sekarang," ujar Anggota DPR Bonnie Watson Coleman, D-N.Y., kepada kepala Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) pada sidang pengawasan keselamatan penerbangan pada 26 Maret menyusul serangkaian insiden baru-baru ini.
Kecelakaan udara pada tanggal 29 Januari 2025 antara pesawat American Airlines dan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat AS di dekat Bandara Ronald Reagan Washington
FOTO: Washington Post
Dari 1.468 kecelakaan yang dicatat oleh Asosiasi Transportasi Udara Internasional pada tahun 2024, 770 terjadi saat pendaratan dan 124 terjadi saat lepas landas.
Analis transportasi CNN Mary Schiavo mengatakan tingkat kecelakaan yang lebih tinggi selama fase penerbangan ini disebabkan oleh bahaya dan manuver yang diperlukan untuk lepas landas dan mendarat di bandara.
"Bandara lebih menegangkan bagi pilot, pengatur lalu lintas udara, dan pesawat," tegas Schiavo. Ia mengatakan pendaratan lebih berbahaya daripada lepas landas karena pilihan pendaratan lebih sedikit.
"Itulah momen yang benar-benar kritis, terutama ketika pesawat sedang terbang dan menabrak gundukan…", tambah Schiavo. "Saat lepas landas, Anda melihat landasan pacu. Anda melihat landasan pacu di depan Anda. Namun, saat turun dan mendarat adalah momen yang paling berbahaya."
Lepas landas dan mendarat bukanlah tugas yang mudah. Pilot dilatih dan dilatih ulang untuk bereaksi jika terjadi kesalahan pada saat-saat kritis ini.
Hal itu sangat penting sehingga Administrasi Penerbangan Federal (FAA) tidak mengizinkan percakapan atau aktivitas apa pun yang tidak perlu di bawah ketinggian 10.000 kaki, menurut Dennis Tajer, juru bicara Asosiasi Pilot Sekutu, yang mewakili pilot American Airlines.
Aturan "kokpit steril" diberlakukan oleh FAA pada tahun 1981. Aturan ini memberikan waktu bagi pilot untuk fokus pada saat-saat kritis saat lepas landas atau mendaratkan pesawat.
"Agar bisa lepas landas, Anda harus menanggung beban yang lebih berat. Anda berakselerasi dari nol hingga mencapai kecepatan yang memungkinkan Anda terbang," kata Tajer.
Sementara itu, pilot tahu betapa tingginya risiko selama lepas landas dan mendarat dan tidak bisa menganggap remeh momen-momen tersebut.
Sumber: https://thanhnien.vn/thoi-diem-nao-nguy-hiem-nhat-tren-mot-chuyen-bay-185250402090415737.htm
Komentar (0)