Gubernur Bank Negara Nguyen Thi Hong berbicara dan menjawab pertanyaan di Majelis Nasional .
Menurut Gubernur Nguyen Thi Hong, Bank Negara merupakan salah satu lembaga yang mengelola kebijakan ekonomi makro. Perekonomian negara telah mencapai banyak pencapaian penting setelah 40 tahun renovasi. Namun, masih terdapat kekurangan dan keterbatasan dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, penilaian dan peninjauan terhadap pendorong pertumbuhan ekonomi sangat penting, dan ini juga merupakan tuntutan yang harus dilaksanakan dengan tegas oleh Komite Sentral Partai, Politbiro , dan Majelis Nasional untuk memasuki era baru.
Pada sesi tanya jawab di pagi hari tanggal 19 Juni, para deputi Majelis Nasional mengajukan banyak pertanyaan mendalam, yang mengangkat banyak isu bagi lembaga-lembaga Pemerintah untuk dipelajari dan diimplementasikan dalam rangka mencapai target yang ditetapkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi setidaknya 8% atau lebih pada tahun 2025, dan mempersiapkan diri untuk memasuki periode pertumbuhan dua digit pada tahun-tahun berikutnya.
Menganalisis dari perspektif investasi, Gubernur Nguyen Thi Hong mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi negara bergantung pada modal yang sangat besar. Namun, efisiensi pemanfaatan sumber daya masih rendah, sebagaimana tercermin dalam indeks ICOR Vietnam.
Hal ini pun telah dijawab oleh Menteri Keuangan Nguyen Van Thang di hadapan Majelis Nasional dan mengemukakan persyaratan untuk terus meningkatkan efisiensi penggunaan modal, khususnya menarik modal investasi asing, khususnya menarik modal FDI.
Gubernur Nguyen Thi Hong mengatakan bahwa perekonomian belum memanfaatkan banyak keuntungan dalam hal modal, transfer teknologi, keterampilan manajemen dan tidak ada hubungan antara sektor ekonomi asing dan sektor domestik.
"Oleh karena itu, perlu ada perubahan, pembaruan dalam strategi untuk menarik FDI pada periode mendatang dengan cara mentransfer modal, mengelola teknologi, dan menghubungkan lebih erat dengan ekonomi domestik," ujar Gubernur Nguyen Thi Hong.
Gubernur Nguyen Thi Hong mengatakan bahwa Kementerian Keuangan merupakan lembaga fokus untuk mengoordinasikan ekonomi makro, sehingga untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, harus mengandalkan sumber modal dalam dan luar negeri.
Menurut Gubernur Nguyen Thi Hong, modal asing sangat beragam seperti menarik modal FDI, investasi tidak langsung, utang luar negeri, kita memiliki ruang untuk memperluas daya tarik asing.
Menteri Nguyen Van Thang juga dengan jelas menegaskan bahwa kita dapat sepenuhnya mengalokasikan modal dan memastikan keamanan utang publik dan indikator utang luar negeri.
Berdasarkan pengalaman dalam manajemen ekonomi makro, Gubernur Nguyen Thi Hong menyatakan bahwa modal domestik perlu diperhatikan. Jika kita terlalu bergantung pada modal kredit perbankan, termasuk modal jangka menengah dan panjang, hal itu akan menimbulkan risiko sistemik dan dapat berdampak buruk bagi perekonomian.
"Oleh karena itu, sulit bagi kita untuk mencapai pertumbuhan yang tinggi sekaligus keberlanjutan. Hal ini menjadi isu yang harus diperhatikan secara saksama oleh Kementerian Keuangan, Bank Negara, serta kementerian dan sektor yang mengelola ekonomi makro di periode mendatang ketika menyeimbangkan sumber modal untuk target pertumbuhan ekonomi," ujar Gubernur Nguyen Thi Hong.
V. Ton/Berita dan Surat Kabar Etnis
Source: https://baotintuc.vn/thoi-su/thong-doc-nguyen-thi-hong-neu-phu-thuoc-vao-von-tin-dung-ngan-hang-se-tiem-an-nhieu-rui-ro-20250619115239653.htm
Komentar (0)