Menanggapi informasi yang beredar di media sosial tentang suporter Vietnam yang menyalakan kembang api untuk mengganggu tim Indonesia, Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) telah resmi angkat bicara, disertai konfirmasi dari tim Indonesia.
Oleh karena itu, VFF menegaskan bahwa gambar kembang api yang diunggah oleh sebuah akun daring telah menimbulkan kesalahpahaman. Lokasi kembang api tersebut dipastikan berjarak sekitar 3 km dari tempat latihan tim Indonesia dan tidak terkait dengan kedatangan tim Indonesia ke Vietnam untuk bertanding pada 26 Maret. Lokasi tersebut merupakan tempat hiburan dan kegiatan kembang api juga rutin diselenggarakan.
Bapak Naufal Laudza - Media Officer Tim Indonesia mengatakan, meski sedikit lelah karena kompetisi dan perjalanan dari Jakarta ke Hanoi , seluruh tim sangat senang karena disambut dengan hangat dan keamanan serta keselamatannya terjamin.
Terkait informasi bahwa suporter Vietnam menyalakan kembang api di samping hotel tempat tim Indonesia menginap untuk mengganggu tim tamu, Bapak Naufal Laudza menegaskan: "Semuanya berjalan sangat baik. Kami merasa sangat nyaman selama menginap di hotel. Saya juga tidak mendengar suara apa pun."
Dalam rangka persiapan pertandingan leg kedua antara Vietnam dan Indonesia di Stadion My Dinh, pihak penyelenggara pertandingan telah segera melaksanakan koordinasi terkait pengamanan, baik sebelum, selama, maupun setelah pertandingan, seperti: pengamanan bandara saat kedatangan delegasi, akomodasi, tempat latihan dan pertandingan; pengaturan lalu lintas sesuai ketentuan bagi delegasi.
Terkait pertandingan ini, pada 19 Maret, perwakilan VFF dan unit terkait mengadakan pertemuan untuk membahas rencana keamanan dan keselamatan pertandingan. Para pihak membahas dan menyepakati rencana koordinasi untuk memastikan keamanan dan keselamatan sebelum, selama, dan setelah pertandingan; mengamankan bandara saat kedatangan delegasi, akomodasi, tempat latihan, dan pertandingan; serta mengatur lalu lintas sesuai peraturan untuk delegasi.
Saat ini, tim Vietnam mengoleksi 3 poin dan berada di belakang tim Indonesia (4 poin) dan tim Irak (9 poin) di Grup F babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2026. Pelatih Philippe Troussier dan timnya harus mengalahkan tim Indonesia pada 26 Maret untuk kembali ke posisi kedua grup dan memimpin persaingan memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)