Karena ketika pengunjung datang ke sini, mereka tidak hanya dapat menikmati suasana pedesaan mini yang masih alami, berfoto di samping jembatan bambu reyot, kendi air, batu penggiling, dan alat-alat pertanian sederhana; mereka juga dapat mencoba memancing dengan jaring, mendayung perahu, melepaskan perangkap, dan menangkap ikan... tetapi mereka juga dapat memanggang ikan dengan jerami, memetik buah, menikmati teh, bermain permainan tradisional, dan menikmati hidangan lokal yang lezat... Ini juga merupakan gambaran yang sangat sederhana dan menawan yang pernah dialami kakek-nenek, orang tua, dan bahkan para pengunjung sendiri saat masa kecil mereka yang damai. Kini, di tengah hiruk pikuk kota, mereka merasa nostalgia dan rindu untuk kembali ke pedesaan yang damai itu dan mengabadikan foto-foto puitis dan romantis bersama keluarga dan teman.

Melihat-lihat peralatan pertanian kuno dan tumpukan jerami membangkitkan banyak kenangan masa kecil.
Pesona pedesaan yang sederhana dan bersahaja dari tempat ini membangkitkan perasaan nostalgia dan mengharukan pada pengunjung, mengingatkan mereka pada pedesaan yang damai dan tenang, serta menumbuhkan rasa cinta yang lebih dalam terhadap tanah air dan tempat mereka dibesarkan serta memiliki ikatan yang kuat.
"Kembali ke kampung halaman" untuk menemukan cita rasa masa lalu.
Para gadis berpose mengenakan blus tradisional Vietnam.