Ini merupakan tahun ke-16 penyelenggaraan program penghargaan bagi para pendonor darah berprestasi di seluruh negeri, sejak Perdana Menteri memutuskan membentuk Panitia Pengarah Nasional Donor Darah Sukarela pada tahun 2008.
Setiap tahun, 100 pendonor darah berprestasi dari seluruh negeri dipilih; hingga saat ini, 1.600 delegasi telah diberi penghargaan di tingkat nasional.
Dengan demikian, sebanyak 100 delegasi yang hadir pada acara tahun ini (terdiri dari 78 delegasi pria, 22 delegasi wanita, 14 delegasi dari angkatan bersenjata, 15 delegasi dari sektor pendidikan , dan 5 delegasi dari tenaga medis) menyumbangkan total 4.470 kantong darah.
Di antara mereka, ada yang telah mendonorkan darah sebanyak 80 kali, 90 kali, 100 kali, dan hingga 124 kali. Contoh tipikal antara lain: Bapak Nguyen Van Hieu (Hanoi, mendonorkan darah sebanyak 124 kali), Bapak Vu Dinh Pham (Kota Ho Chi Minh, mendonorkan darah sebanyak 103 kali), Bapak Vu Duy Khanh (Kota Hai Phong, mendonorkan darah sebanyak 82 kali)...
Berbicara pada upacara tersebut, Menteri Kesehatan Dao Hong Lan mengatakan bahwa pada tahun 1994, tahun pertama peluncuran gerakan donor darah kemanusiaan, jumlah darah yang diterima hanya sekitar 138.000 kantong darah, sementara tingkat donor darah sukarela mencapai 14,5%. Setelah 20 tahun, sejak 2014 dan seterusnya, jumlah darah yang diterima setiap tahun selalu mencapai lebih dari 1 juta kantong darah.
Jumlah darah yang diterima pada tahun 2023 hampir 1,6 juta unit, 11 kali lebih tinggi daripada tahun 1994, tingkat donor darah sukarela mencapai 99%.
Dapat ditegaskan bahwa perjalanan donor darah kemanusiaan selama 30 tahun adalah perjalanan yang penuh cinta kasih antarmanusia. Banyak nyawa telah dihidupkan kembali dan dihidupi kembali ketika menerima darah hangat yang berharga dari orang-orang yang berhati baik.
Menteri Kesehatan menyampaikan dua kasus darurat umum terkini yang membutuhkan transfusi darah. Salah satunya adalah kasus pecahnya jantung setelah kecelakaan lalu lintas yang secara ajaib berhasil diselamatkan di Rumah Sakit Bach Mai pada Februari 2024. Total darah yang ditransfusikan sebelum, selama, dan setelah operasi pasien ini mencapai 10 liter darah dan berbagai produk darah.
Kasus lainnya adalah pasien dengan kelumpuhan total akibat sindrom poliradikuloneuropati yang mendapatkan kembali mobilitasnya setelah 2 minggu perawatan di Rumah Sakit Umum Quang Ngai berkat penggunaan 96 unit plasma untuk melakukan 6 pertukaran plasma.
"Semua operasi dan perawatan tersebut tidak akan berhasil tanpa darah yang disumbangkan oleh para pendonor darah sukarela di seluruh negeri. Andalah yang telah berkontribusi dalam memperkuat dan mengembangkan gerakan donor darah sukarela di negara kita dari hari ke hari, serta mendampingi sektor kesehatan untuk secara bertahap memenuhi kebutuhan dalam merawat dan melindungi kesehatan masyarakat," tegas Menteri Kesehatan.
Pada acara tersebut, Menteri berharap agar 100 pendonor darah sukarela berprestasi yang mendapat penghormatan tahun ini dapat menjadi anggota inti dan propagandis aktif menyebarkan semangat dan sikap luhur donor darah sukarela kepada masyarakat dan bangsa guna menerangi harapan, impian dan kehidupan para pasien.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/ton-vinh-100-nguoi-hien-mau-tinh-nguyen-tieu-bieu-toan-quoc-nam-2024.html
Komentar (0)