Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Presiden Macron mengatakan CEO Telegram telah memberikan kontribusi besar bagi Prancis

Công LuậnCông Luận30/08/2024

[iklan_1]

Namun, Presiden Macron bersikeras bahwa ia tidak mengetahui sebelumnya tentang penerbangan Durov ke Paris dan tidak ada undangan yang dikirimkan kepada miliarder tersebut. Ia menekankan bahwa penangkapan Durov merupakan tindakan independen dari peradilan Prancis.

Presiden Macron Sebut CEO Telegram Punya Sumbangan Besar ke Prancis Tak Tahu Rencana Penangkapan Gambar 1

Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto: PA

Pavel Durov, miliarder Rusia dan CEO aplikasi perpesanan Telegram, ditangkap di bandara Paris akhir pekan lalu. Ia menghadapi dakwaan terkait kegagalannya dalam memoderasi konten ilegal di platformnya. Insiden ini memicu kontroversi dan reaksi beragam dari pihak-pihak yang terlibat.

Durov ditangkap atas dugaan peran Telegram dalam memfasilitasi kejahatan siber dan gagal memoderasi konten. Durov dibebaskan dengan jaminan bersyarat sebesar €5 juta pada hari Rabu dan dilarang meninggalkan Prancis serta harus melapor ke polisi dua kali seminggu selama penyelidikan berlangsung.

Pengacara Durov, David-Olivier Kaminski, mengatakan tuduhan keterlibatan Durov dalam kejahatan di aplikasi tersebut "tidak masuk akal" dan menegaskan bahwa Telegram sepenuhnya mematuhi peraturan teknologi digital Eropa.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan Prancis agar tidak menjadikan kasus ini sebagai "represi politik ". Ia juga menekankan bahwa Durov adalah "warga negara Rusia" dan Rusia akan memantau perkembangannya dengan cermat.

Durov juga merupakan warga negara Uni Emirat Arab (UEA), tempat Telegram berkantor pusat. Seorang pejabat pemerintah UEA mengatakan negaranya "mengutamakan kepentingan warganya" dan sedang menghubungi pihak berwenang Prancis terkait kasus ini.

Cao Phong (menurut DW, CNN, Reuters)


[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/tong-thong-macron-noi-ceo-telegram-co-dong-gop-lon-cho-phap-khong-biet-ve-ke-hoach-bat-giu-post309963.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk