1. Istana Potala
Istana Potala adalah salah satu tujuan wisata paling terkenal di Tibet (Sumber foto: Dikumpulkan)
Istana Potala adalah salah satu destinasi wisata paling terkenal di Tibet, dan telah diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia . Terletak di puncak Bukit Marpo Ri di Lhasa, istana ini dulunya merupakan kediaman para Dalai Lama. Dengan arsitekturnya yang unik, Potala memiliki lebih dari 1.000 ruangan serta mural dan patung-patung indah yang tak terhitung jumlahnya. Istana ini bukan hanya sebuah karya arsitektur yang mengesankan, tetapi juga merupakan tempat untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah tanah suci ini.
2. Kuil Jokhang
Kuil Jokhang merupakan tujuan wisata penting bagi warga Tibet (Sumber foto: Collected)
Kuil Jokhang merupakan destinasi wisata penting di Tibet, yang dianggap sebagai pusat spiritual Buddhisme Tibet. Kuil kuno ini dibangun pada abad ke-7 di bawah pemerintahan Raja Songtsen Gampo dan menyimpan patung Buddha Jowo Rinpoche yang suci. Pengunjung yang datang ke sini akan mengagumi arsitekturnya yang memadukan gaya Tibet, Nepal, dan India, serta berkesempatan untuk menyelami ruang spiritual yang mendalam.
3. Biara Drepung
Biara Drepung adalah salah satu dari tiga biara terbesar di Tibet (Sumber foto: Dikumpulkan)
Biara Drepung adalah salah satu dari tiga biara terbesar di Tibet dan pernah menjadi pusat pendidikan Buddha terbesar di dunia. Terletak sekitar 5 km di sebelah barat Lhasa, biara ini memiliki arsitektur megah dengan ribuan ruangan. Dengan mengunjungi destinasi wisata Tibet ini, pengunjung dapat mempelajari sistem pendidikan para Lama, berpartisipasi dalam upacara keagamaan tradisional, dan menjelajahi mural-mural berusia ratusan tahun.
4. Danau Yamdrok
Danau Yamdrok dianggap sebagai salah satu danau paling suci di Tibet (Sumber foto: Dikumpulkan)
Danau Yamdrok dianggap sebagai salah satu danau paling suci di Tibet. Dengan airnya yang biru jernih dan pegunungan megah di sekitarnya, danau ini memikat wisatawan dengan keindahannya yang memesona. Danau Yamdrok bukan hanya destinasi wisata yang menarik di Tibet, tetapi juga tempat yang memiliki makna spiritual penting. Penduduk setempat percaya bahwa jiwa Tibet terhubung dengan air mistis ini.
5. Gunung Kailash
Gunung Kailash dihormati sebagai pusat spiritual banyak agama seperti Buddha, Hindu, Jainisme, dan Bon (Sumber foto: Dikumpulkan)
Gunung Kailash dihormati sebagai pusat spiritual berbagai agama seperti Buddha, Hindu, Jainisme, dan Bon. Gunung ini merupakan destinasi wisata Tibet yang terkemuka dengan jalur ziarah sepanjang 52 km mengelilingi gunung, yang diyakini dapat membantu menghilangkan karma buruk dan membawa kemurnian jiwa. Selain nilai spiritualnya, Kailash juga memukau dengan pemandangan alamnya yang megah dengan puncak-puncak yang tertutup salju sepanjang tahun.
6. Biara Tashilhunpo
Biara Tashilhunpo adalah tempat peristirahatan para Panchen Lama dan memiliki patung Buddha Maitreya tertinggi di Tibet (Sumber foto: Dikumpulkan)
Biara Tashilhunpo adalah salah satu destinasi wisata Tibet yang wajib dikunjungi saat mengunjungi kota Shigatse. Biara ini merupakan tempat peristirahatan para Panchen Lama dan memiliki patung Buddha Maitreya tertinggi di Tibet. Dengan arsitekturnya yang megah, mural-mural yang indah, dan ruang spiritual yang damai, Biara Tashilhunpo merupakan destinasi ideal bagi pengunjung untuk mempelajari Buddhisme Tibet dan menikmati ketenangan di tanah suci.
7. Lembah Yarlung Tsangpo
Lembah Yarlung Tsangpo dikenal sebagai ngarai terdalam di dunia (Sumber foto: Dikumpulkan)
Lembah Yarlung Tsangpo dikenal sebagai ngarai terdalam di dunia, bahkan melampaui Grand Canyon di Amerika Serikat. Destinasi wisata Tibet ini memikat pengunjung dengan pemandangan alamnya yang memukau, dengan sungai-sungai yang berkelok-kelok di antara pegunungan Himalaya yang megah. Selain keindahan alamnya, Yarlung Tsangpo juga kaya akan nilai budaya dengan desa-desa dan biara-biara kuno yang tersembunyi di antara pegunungan dan hutan.
8. Kamp Dasar Everest
Base Camp Everest di Tibet merupakan salah satu dari dua base camp penting bagi para pendaki yang ingin menaklukkan Gunung Everest (Sumber foto: Dihimpun)
Everest Base Camp di Tibet adalah salah satu dari dua base camp penting bagi para pendaki yang ingin menaklukkan Gunung Everest. Ini adalah destinasi wisata Tibet yang ideal bagi mereka yang gemar menjelajah, di mana pengunjung dapat menyaksikan gunung tertinggi di dunia dengan mata kepala sendiri. Dengan udara segar, pemandangan yang megah, dan kesempatan untuk merasakan kehidupan pendaki profesional, Everest Base Camp adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan.
9. Danau Namtso
Danau Namtso berarti "Danau Surga" dalam bahasa Tibet (Sumber foto: Dikumpulkan)
Danau Namtso, yang berarti "Danau Surga" dalam bahasa Tibet, adalah salah satu danau air asin tertinggi di dunia. Destinasi wisata Tibet ini terkenal dengan air biru jernihnya, pantai-pantai berpasir putih yang panjang, dan biara-biara kecil yang tersebar di sekitar danau. Khususnya, matahari terbenam di Namtso menghadirkan pemandangan magis yang tak terlupakan bagi siapa pun yang menginjakkan kaki di sini.
10. Istana Norbulingka
Istana Norbulingka dulunya merupakan tempat peristirahatan musim panas para Dalai Lama (Sumber foto: Dikumpulkan)
Istana Norbulingka dulunya merupakan kediaman musim panas para Dalai Lama, dikelilingi taman yang rimbun dan danau yang jernih. Istana ini merupakan destinasi wisata Tibet yang terkemuka dengan perpaduan gaya arsitektur Tibet dan Tiongkok. Norbulingka tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga merupakan tempat yang ideal bagi pengunjung untuk menikmati kedamaian di jantung kota Lhasa.
Tibet bukan hanya tanah suci, tetapi juga memiliki lanskap alam yang tak terhitung jumlahnya dan karya arsitektur yang unik. Setiap destinasi wisata di Tibet memiliki kisahnya sendiri, mulai dari biara-biara kuno hingga danau-danau jernih di tengah pegunungan yang megah. Perjalanan menjelajahi Tibet akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung, penuh spiritualitas dan keagungan.
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/dia-diem-du-lich-tay-tang-v16713.aspx
Komentar (0)