Pada tanggal 23 Maret, Polisi Distrik Tra Cu (Provinsi Tra Vinh ) mengatakan bahwa insiden keracunan gas di Sekolah Dasar Ngai Xuyen A (Komune Ngai Xuyen, Distrik Tra Cu) yang menyebabkan 21 siswa dirawat di rumah sakit disebabkan oleh menghirup gas yang dikeluarkan dari balon yang meledak.
[sematkan]https://www.youtube.com/watch?v=BsEtucW9ADA[/sematkan]
Sebelumnya, sekitar pukul 06.30 tanggal 20 Maret, 8 siswa dari Sekolah Dasar Ngai Xuyen A pergi ke toko Ibu Ha Thi Cam L. (yang tinggal di Dusun Xoai Thum, Kelurahan Ngai Xuyen) untuk membeli 11 balon peledak dan membawanya ke ruang kelas. Setelah itu, para siswa menggunakan tangan mereka untuk meledakkan balon-balon tersebut.
Sekitar pukul 7 pagi di hari yang sama, guru tersebut memasuki kelas dan mendapati 21 siswa menunjukkan tanda-tanda muntah dan sakit kepala, sehingga ia membawa mereka ke unit gawat darurat. Pada tanggal 21 Maret, para siswa tersebut dalam kondisi kesehatan yang stabil dan kembali ke sekolah.
Setelah menerima informasi tersebut, Kepolisian Distrik Tra Cu, Kepolisian Komune Ngai Xuyen, berkoordinasi dengan Pusat Medis Distrik Tra Cu untuk melakukan inspeksi, verifikasi, dan memastikan penyebab keracunan akibat anak-anak yang menghirup gas di dalam balon yang meledak. Saat memeriksa toko milik Ny. Le, pihak berwenang menemukan dan mencatat penyitaan sementara 9 balon peledak bermerek You Stink yang tidak jelas asal usulnya, serta tanpa teks bahasa Vietnam untuk petunjuk penggunaan.
Kepolisian Sektor Tra Cu menyampaikan, ke depannya pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan sosialisasi tentang bahaya balon peledak di sekolah agar para siswa mengetahui dan menghindarinya. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan dan penindakan tegas terhadap kasus-kasus perdagangan barang-barang yang tidak diketahui asal usulnya, terutama barang-barang yang sering digunakan anak-anak.
TIN HUY
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)