![]() ![]() |
Para penggemar Atletico Madrid menciptakan tontonan unik selama semifinal Liga Champions melawan Arsenal. Alih-alih kembang api tradisional atau spanduk mahal, para pendukung tuan rumah melemparkan ribuan gulungan tisu toilet ke lapangan. |
![]() ![]() |
Menurut The Sun , tampilan khusus ini adalah tradisi budaya yang sangat mengakar dalam sepak bola Argentina. Meskipun jarang terlihat di stadion-stadion Eropa, pita-pita yang berkibar ini dimaksudkan untuk menunjukkan dukungan yang antusias, bukan ketidak уваan. |
![]() |
Aksi sorak-sorai tersebut diorganisir dengan cermat oleh kelompok penggemar utama Atletico Madrid, yang dikenal sebagai Frente Atletico. Mereka menggunakan media sosial untuk mendorong para penggemar agar datang ke stadion lebih awal untuk menyemangati tim asuhan Diego Simeone. |
![]() |
Keputusan untuk mengadopsi gaya sorak-sorai Argentina merupakan penghormatan langsung terhadap hubungan erat klub dengan negara Amerika Selatan tersebut, tanah kelahiran Simeone. |
![]() |
Pertandingan di Metropolitano sangat menegangkan. Kebuntuan hanya terpecah oleh tendangan penalti yang dieksekusi oleh Viktor Gyokeres di akhir babak pertama. |
![]() |
Di babak kedua, wasit kembali menunjuk titik penalti, kali ini untuk tim tuan rumah. Julian Alvarez memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyamakan kedudukan. |
![]() |
Kedua tim memainkan permainan menyerang di menit-menit tersisa tetapi tidak ada yang mencetak gol lagi, sehingga meningkatkan ketegangan untuk leg kedua di Stadion Emirates pekan depan. |
Sumber: https://znews.vn/tran-atletico-madrid-arsenal-tran-ngap-giay-ve-sinh-post1647644.html


















Komentar (0)