Dari empat kandidat yang meraih juara pertama tingkat nasional dalam kompetisi Bahasa Inggris TOEFL Primary Challenge dan TOEFL Junior Challenge tahun ajaran 2023-2024, tiga kandidat berhasil meraih nilai sempurna.
Sore ini, di Hanoi , 32 pemenang nasional kompetisi TOEFL Primary Challenge dan TOEFL Junior Challenge Bahasa Inggris untuk tahun ajaran 2023-2024 dihormati dan diberikan penghargaan oleh panitia penyelenggara kompetisi.
Mereka adalah kandidat paling menonjol di antara ribuan kandidat yang berpartisipasi dalam kontes dari lebih dari 1.200 sekolah dasar dan hampir 590 sekolah menengah di 12 provinsi dan kota.
TOEFL Primary Challenge untuk siswa sekolah dasar dibagi menjadi dua kelompok: kelas 2-3 dan kelas 4-5. TOEFL Junior Challenge untuk siswa sekolah menengah juga dibagi menjadi dua kelompok: kelas 6-7 dan kelas 8-9. Pengelompokan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan berkompetisi yang setara bagi semua kelompok usia, serta untuk mendorong dan memotivasi para kontestan yang lebih muda dalam kompetisi ini.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan akan memprioritaskan pemrosesan dan persetujuan cepat terhadap fasilitas yang menyelenggarakan ujian untuk menerbitkan sertifikat kemampuan berbahasa asing (terutama sertifikat IELTS dan TOEFL) dalam beberapa hari ke depan.
Menariknya, di antara keempat kandidat peraih juara pertama tingkat nasional, ada tiga kandidat yang berhasil meraih nilai sempurna.
Secara khusus, dua siswa memperoleh nilai sempurna di sekolah dasar, termasuk Pham Tung Lam (siswa kelas 3 di Sekolah Dasar dan Menengah Newton 5, Hanoi, hadiah pertama di kelas 2-3), dan Le Manh Tien (siswa kelas 5 di Sekolah Dasar Lomonosov, Hanoi, hadiah pertama di kelas 4-5), keduanya memperoleh 900/900 poin.
Di tingkat sekolah menengah, Nguyen Ha Bao Trang, siswa kelas 6B02 di Vinschool Time City Secondary and High School, memenangkan hadiah pertama di kelas 6-7 (673/673 poin); Dang Hoang Tue Anh, siswa kelas 9A5 di Nam Trung Yen Secondary School, memenangkan hadiah pertama di kelas 8-9 (667/673 poin).
Selain memberikan penghargaan tingkat nasional, panitia penyelenggara juga memberikan penghargaan Juara Pertama, Kedua, Ketiga, dan Pembinaan tingkat provinsi/kota di 12 provinsi/kota di seluruh Indonesia.
Tahun ini merupakan tahun ke-12 diselenggarakannya kompetisi TOEFL Primary Challenge dan TOEFL Junior Challenge Bahasa Inggris di seluruh negeri oleh IIG Vietnam Education Organization - perwakilan Educational Testing Service (ETS) di Vietnam.
Menurut Ibu Doan Nguyen Van Khanh, Direktur Eksekutif Organisasi Pendidikan IIG Vietnam, kontes tersebut bertujuan untuk menciptakan taman bermain bagi siswa yang mencintai bahasa Inggris, mendorong pembelajaran dan membantu mereka menjadi percaya diri dalam berkomunikasi, lebih proaktif dalam mempelajari bahasa asing, dengan mudah mengakses pengetahuan dan kebijaksanaan dari negara-negara maju untuk menciptakan landasan yang kokoh bagi masa depan.
Menurut Ibu Khanh, selama 12 tahun terakhir, kompetisi ini terus berkembang, baik dari segi skala maupun kualitas, dan kemampuan para peserta terus meningkat secara bertahap di setiap musimnya. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi ini telah berhasil mendorong perkembangan pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris di sekolah, sehingga berkontribusi pada upaya peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah menengah atas.
Kompetisi ini terdiri dari tiga babak: babak pengalaman daring, babak provinsi/kota, dan babak final nasional. Kompetisi ini menggunakan sistem tes TOEFL, termasuk TOEFL Primary, TOEFL Junior, dan TOEFL ITP, yang dirancang sangat sistematis, menggunakan standar penilaian internasional yang sama dan diterapkan di semua jenjang pendidikan. Hal ini berkontribusi pada penilaian kemampuan berbahasa asing siswa sekaligus membantu guru dan sekolah menerapkan pendekatan pengajaran yang lebih efektif.
Bagi para kontestan Hanoi, tahun ini merupakan pertama kalinya panitia penyelenggara menyelenggarakan tes Berbicara bagi para kontestan yang berpartisipasi dalam babak pemeringkatan tingkat kota. Tes ini bertujuan untuk menilai kemampuan dan kemahiran berbicara bahasa Inggris para kontestan, sehingga berkontribusi pada pengembangan komprehensif kemampuan berbahasa asing mereka, membantu mereka berkomunikasi dengan percaya diri dan efektif dalam konteks globalisasi dan integrasi internasional.
[iklan_2]
Source: https://www.vietnamplus.vn/trao-giai-cuoc-thi-tieng-anh-danh-cho-hoc-sinh-tieu-hoc-va-trung-hoc-co-so-post971152.vnp
Komentar (0)