Daily Mail melaporkan pada tanggal 1 Agustus tentang insiden yang melibatkan Travis Scott. Menurut laporan tersebut, Departemen Kepolisian Houston merilis temuan mereka mengenai tragedi penyerbuan di Festival Astroworld pada tahun 2021 pada tanggal 28 Juli. Pada hari yang sama, konser Travis Scott yang direncanakan untuk mempromosikan album barunya "Utopia" di Piramida Giza di Mesir dibatalkan.
Pengacara Travis Scott, Kent Schaeffer, mengklaim bahwa rilis laporan tentang penyerbuan massa pada tanggal 28 Juli adalah langkah yang disengaja untuk merusak reputasi bintang musik tersebut. Laporan itu juga berdampak negatif pada penjualan albumnya "Utopia".
Rapper Travis Scott baru saja merilis album barunya "Utopia".
Perwakilan Travis Scott juga mengatakan kepada TMZ: "Waktu laporan Departemen Kepolisian Houston bertepatan dengan perilisan album Travis Scott yang sangat dinantikan bukanlah suatu kebetulan!"
Pengacara Bob Hilliard, yang mewakili keluarga Ezra Blount yang berusia 9 tahun, yang meninggal dalam insiden penyerbuan, mengkritik rapper tersebut dan tim hukumnya. Ia menyatakan bahwa 10 orang, berusia antara 9 dan 27 tahun, meninggal setelah terinjak-injak oleh kerumunan 50.000 orang di festival musik tersebut. Selain itu, puluhan orang dirawat di rumah sakit dan sekitar 300 orang menerima perawatan untuk cedera di tempat kejadian. Apakah semua ini layak mendapat perhatian hanya karena Travis Scott sedang mempromosikan album barunya?
Ezra Blount, 9 tahun, menjadi korban insiden penyerbuan dan menderita luka serius, meninggal 10 hari kemudian.
Menurut Bob Hilliard, pernyataan Travis Scott menunjukkan sikap acuh tak acuh dan tidak peka terhadap tragedi yang merenggut banyak nyawa, melukai banyak orang lain, dan seharusnya dapat dicegah. Laporan polisi yang terperinci menegaskan kelalaian serius dari pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival musik tersebut, termasuk tim Travis Scott.
Pengacara Bob Hilliard menambahkan bahwa pihak Travis Scott hanya mengkhawatirkan waktu rilis laporan dan dampaknya terhadap penjualan album dan jangkauan, bukan detail tragis dari insiden penyerbuan tersebut.
Pada tanggal 30 Juni, Pengadilan Harris County mengkonfirmasi bahwa Travis Scott tidak bertanggung jawab atas apa yang terjadi di festival musik Astroworld 2021.
Kesepuluh korban jiwa tersebut terjadi di area akses umum di mana para pengunjung festival tidak dapat mendekat ke bagian depan panggung.
Penyebab utama tragedi itu adalah jumlah pengunjung yang sangat banyak, sehingga penonton berdesakan di satu bagian area penonton.
Travis Scott tidak bertanggung jawab atas apa yang terjadi di Festival Musik Astroworld 2021.
Sumber









Komentar (0)