Di tengah suasana kebanggaan yang menyelimuti negeri ini menjelang hari jadinya yang penting, masyarakat, terutama kaum muda, tertarik untuk mempelajari sejarah bangsa. Tak hanya membaca buku teks atau dokumen populer, kaum muda aktif membaca sejarah melalui buku, surat kabar, dan dokumen khusus. Oleh karena itu, seri buku sejarah pun mengalami banyak perkembangan.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak buku tentang kisah dan kehidupan tokoh-tokoh terkemuka seperti pilot pahlawan Nguyen Van Bay, diplomat Nguyen Thi Binh, perwira intelijen Pham Xuan An, dan lain-lain telah menarik minat pembaca. Bahkan buku-buku tentang pahlawan bisu dan biasa dalam kehidupan sehari-hari pun diterima dengan hangat oleh pembaca muda.
Pada kesempatan ini, Perusahaan Saham Gabungan Waka E-Book memperkenalkan Rak Buku Remaja di platform baca Waka. Rak buku ini berisi ratusan buku dan dokumen gratis tentang sejarah Vietnam. Isi buku-bukunya beragam, mulai dari memoar, biografi, catatan medan perang, hingga sejarah lokal, semuanya ditulis dengan sederhana dan mudah dibaca, menekankan kisah sehari-hari para tokoh yang telah mengukir sejarah.
Pembukaan toko buku gratis ini telah menghilangkan hambatan biaya, sekaligus mendorong kebiasaan membaca secara mendalam, teratur, dan selektif. Ini merupakan kesempatan istimewa bagi mahasiswa, klub riset, serta kaum muda untuk memulai perjalanan belajar sejarah Vietnam dari cerita-cerita kecil.

Tak hanya buku gratis, perusahaan dan platform membaca seperti Waka juga menangkap permintaan tersebut, berkolaborasi dengan toko buku besar seperti FAHASA untuk meluncurkan paket buku "Independence Gift". Paket ini mencakup buku cetak dan buku audio gratis dengan topik yang sama. Ini merupakan bentuk yang menjamin kualitas konten sekaligus "mengikuti tren" untuk menarik perhatian dan menghubungkan pembaca muda dengan hari raya penting ini.
Munculnya rak buku gratis dan koleksi buku kreatif menunjukkan upaya nyata untuk mendekatkan sejarah kepada masyarakat. Di era digital, ketika kebiasaan membaca menghadapi banyak persaingan dari jejaring sosial, membuka pintu untuk mengakses sejarah melalui buku cetak maupun e-book, baik monograf maupun catatan sederhana, memiliki makna khusus. Hal ini membantu kaum muda lebih memahami sejarah, menghargai perdamaian , kemerdekaan, dan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan.
Sumber: https://hanoimoi.vn/tu-sach-su-viet-mien-phi-ra-mat-nhan-ky-niem-80-nam-quoc-khanh-713428.html
Komentar (0)